Dies Natalis ke-39 UNIJA,Momentum Transformasi Menuju PTN

Terbit: 13 Agustus 2025 | 22:00 WIB

SUMENEP, Madura Expose– Momen peringatan Dies Natalis ke-39 menjadi sebuah forum reflektif dan proyeksi masa depan bagi Universitas Wiraraja (UNIJA) Madura. Dalam Rapat Senat Terbuka yang diselenggarakan secara khidmat di Pendapa Keraton Agung Sumenep pada Rabu (13/8/2025)’

 

Segenap civitas academica meneguhkan kembali komitmen institusionalnya, mengusung tema “Wiraraja Berdampak untuk Negeri,” acara ini turut menghadirkan Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Prof. Dr. H. Mohammad Mahfud Mahmodin, S.H., S.U., M.I.P., sebagai pembicara kunci.

 

Rektor UNIJA Madura, Dr. Sjaifurrachman, S.H., C.N., M.H., dalam pidato akademiknya memaparkan bahwa selama hampir empat dekade, institusi yang dikenal sebagai Kampus Cemara ini telah memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan bangsa, khususnya di Madura. Beliau mengartikulasikan visi strategis universitas untuk tahun-tahun mendatang.

“Kami akan mempertahankan dan meningkatkan eksistensi universitas sehingga memiliki daya saing tinggi dan mendapat kepercayaan dari masyarakat, dari tingkat lokal sampai global,” ungkapnya, Rabu (13/8/2025).

 

Untuk mencapai visi tersebut, Sjaifurrachman menekankan komitmen UNIJA dalam implementasi tata kelola universitas yang baik (Good University Governance). Hal ini menjadi pilar utama dalam penguatan manajemen kelembagaan dan pengembangan sumber daya manusia.

“Hal itu tentu berlandaskan transparansi, akuntabilitas dan peningkatan mutu berkelanjutan,” jelasnya.

 

Memasuki usia ke-39, Rektor menyatakan optimisme institusi dalam menghadapi tantangan global. Internasionalisasi dan peningkatan mutu lulusan menjadi agenda prioritas. “Kami akan terus melakukan pertukaran pelajar dan riset bersama serta meningkatkan kualitas lulusan dengan kompetensi global dan karakter kebangsaan,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut, Sjaifurrachman menerangkan landasan kurikuler yang diadopsi UNIJA, yakni kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE). Pendekatan ini dipandang fundamental untuk memastikan relevansi pendidikan dengan kebutuhan dunia profesional.

“Kurikulum ini terfokus pada capaian pembelajaran dan berpusat pada outcome. Tidak hanya teori yang diselesaikan, tetapi juga hasil yang diharapkan dapat terukur dengan baik,” terangnya.

 

Dukungan terhadap langkah transformatif UNIJA datang dari Prof. Mahfud MD. Beliau secara terbuka mendorong inisiatif universitas untuk beralih status menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), sebuah langkah yang dinilai strategis untuk pemerataan akses pendidikan tinggi di Pulau Madura.

“Pengajuan UNIJA Madura untuk menjadi PTN itu inisiatif yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan pendidikan di Sumenep. Mari kita dukung niat baik ini,” ungkapnya, Rabu (13/8/2025).

 

Prof. Mahfud juga memberikan apresiasi atas rekam jejak pengabdian UNIJA yang telah terbukti memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, transformasi status kelembagaan merupakan sebuah pengakuan yang layak atas kontribusi tersebut.

 

“Kontribusi UNIJA terhadap bangsa dan negara selama ini patut diapresiasi dengan alih status dari perguruan tinggi swasta menjadi PTN. Semoga keinginan ini segera tercapai,” harapnya.

Paduan Suara Gita Bahana Cemara -Unija tampil memukau didepan para undangan/ist.

Acara Dies Natalis ini tidak hanya menjadi forum diskursus akademik, tetapi juga ditandai dengan peluncuran nama-nama baru untuk ruang kelas di lingkungan kampus. Kehadiran Wakil Bupati Sumenep, K.H. Imam Hasyim, M.H., Budayawan Nasional K.H. D. Zawawi Imron, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumenep, serta pimpinan perguruan tinggi se-Madura menunjukkan signifikansi acara dan dukungan luas dari para pemangku kepentingan.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *