Diduga Asal-Asalan, Proyek Irigasi Persawahan di Gapura Hancur

0
815

MADURAEXPOSE.COM– Proyek irigasi persawahan di kawasan Gapura Sumenep hancur lebur karena pengerjaannya dinilai asal-asalan. Padahal proyek tersebut baru selesai digarap sekitar Oktober 2016 lalu.

Pantauan MaduraExpose.com, kerusakan yang terjadi pada bangunan irigasi persawahan di salah satu Desa di Kecamatan Gapura tersebut tergolong berat karena bagian pondasi terkelupas dan hancur hingga radius 10 meter.

“Kami sangat dirugikan dengan bangunan proyek irigasi persawahan di desa kami yang baru seumur jagung sudah hancur begitu. Dampaknya sangat berbahaya bagi pertanian, karena padi saya terancam rusak dan gagal panen,” ujar Roni, salah satu petani setempat kepada MaduraExposel.com, Sabtu (07/01/2017).

Menurutnya, irigasi persawahan di desanya yang hancur tersebut sudah sekitar satu minggu. Namun hingga detik ini belum ada perbaikan dari pihak yang mengerjakan proyek.

“Saya berharap pemilik CV yang mengerjakan proyek irigasi ini segera bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan. Jika tidak, kami akan laporkan masalah ini ke DPRD dan Bupati Sumenep,” tandasnya.

Dirinya juga meyakini, rusaknya irigasi persawahan itu bukan karena faktor alam, melainkan karena pengerjaannya yang diduga tidak profesional dan tidak memenuhi kualitas proyek yang baik.

” Itu terlihat dari struktur bangunan yang hancur, sepertinya ada masalah dengan campuran pasir dan semennya yang tidak maksimal. Akibatnya, ruas proyek tidak mampu menampung debit air saat hujan deras,”pungkasnya. [Ferry]

HotNews:  Satgas TMMD Ke - 110 Kodim 0827 Sumenep Bangun MCK Bersama Warga