Didepan IKA PMII, Fattah Jasin Bocorkan Hasil Gagasanya Dengan Gubernur Khofifah

0
148
Fattah Jasin saat menjabat Kadishub Provinsi Jatim bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa/Istimewa

[vc_row][vc_column][vc_column_text]SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM–Ada yang istimewa dari pertemuan IKA PMII Sumenep yang diselenggarakan har ini dengan menghadirkan sejumlah tokoh asal Sumenep membahas Ekonomi dan pembangunan di Sumenep dalam rangkaian acara diskusi “Sumenep Menyambut Perpres 80 Tahun 2019”, Ahad 19 Juli 2020.

Tiga pembicara yang dipilih panitia penyelenggara sudah tak asing lagi, yakni Kepala Bappeda Sumenep Yayak Nurwahyudi dan dua lainnya merupakan kandidat Pilkada Sumenep Fattah Jasin dan Dewi Khalifah atau Nyai Eva.

Fattah Jasin diundang kapasitasnya sebagai Kepala Bakorwil Madura sedangkan Nyai Eva sebagai Ketua Kadin Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Saat giliran Fattah Jasin, peserta diskusi sempat dibikin geleng-geleng kepala ketika menyinggung soal Zona Ekonomi Khusus Kepulauan Sumenep. Zona atau kawasan ekonomi khsus itu, lanjut Fattah pernah disampaikan langsung didepan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat dirinya masih menjabat sebagai Kepala Dishub Provinsi.

Pria berkumis yang karib disapa Gus Acing inipun menceritakan tentang idenya tersebut, dimana saat itu Gubernur Khofifah menetapkan wilayah Gerbangkertosusilo, Bromo Tengger Semeru, serta Selingkar Wilis yang meliputi pula Jalur Lintas Selatan sebagai kawasan percepatan pembangunan ekonomi sebagaimana amanat Perpres 80 Tahun 2019.

“Beruntung, saat pembahasan kawasan itu,saya mengusulkan kawasan Madura, khususnya Sumenep dan Kepulauan supaya menjadi bagian dari kawasan percepatan pembangunan ekonomi kawasan khusus, sebagaimana amanat Perpres 80 Tahun 2019,” ungkap Fattah Jasin panjang lebar menjelaskan, Ahad.

Diceritakan Fattah Jasin, Jika daerah terisolir di Kabupaten Sumenep tak ikut diperhatikan, maka pembangunan Kepulauan di Kota Sumekar tersebut akan terus mengalami kepincangan.

“Bahkan bisa semakin timpang dibandingkan dengan daerah lain yang ada di Jawa Timur,” Fattah Jasin menyampaikan konsep idenya yang pernah disampaikan langsung kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah.

Mendengar usulan tersebut, Khfofiah seperti berpikir cepat dan kritis untuk selanjutnya mengaku siap gagasan Fattah Jasin yang dianggap sangat rasional dan urgen tersebut.

“Alhamdulillah usulan kita saat itu langsung direspon Bu Gubernur. Meski bukan prioritas ini sudah sangat positif untuk kita tindak lanjuti selanjutnya,” paparnya.

Pria berkumis inipun menyisir potensi ekonomi lain di Kabupaten Sumenep yang secara diam-diam ternyata dijadikan barometer ekonomi nasional. Bahkan orang-orang luar sering menyebut Sumenep sebagai Surga Ekonomi Indonesia.

‘Mulai dari garam nasional saja kontribusi kita sebanyak 50 persen dari Jawa Timur. Bahkan 60 persennya, dari 50 persen itu dari Sumenep,” tutupnya.

Editor:Ferry Arbania
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]