Diblokir Jimly Gegara Fufufafa

Terbit: 17 September 2024 | 02:11 WIB

Said Didu mengaku jika dirinya diblokir oleh Jimly Asshiddiqie, diduga buntut memberikan tanggapan soal Fufufafa.

Dalam cuitannya, Said Didu diblokir setelah dirinya menyebut jika Jimly Asshiddiqie sebagai penjilat setelah meminta warga melupakan Fufufafa.

Menurutnya, sikap mantan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum itu bak seorang penjilat dan membuat moralnya demi Fufufafa.

“Mhn disampaikan kpd Prof Jimly (krn saya diblokir) bhw meminta melupakan hinaan akun fufufafa adlh:
“1) puncak penjilatan seorang professor kepada orang yg bermoral sangat rendah.
2) bhw prof Jimly sdg membuang etika dan moral ke tong sampah demi sesuatu,” tulisnya.

Kemudian, seorang netizen menyampaikan cuitan tersebut kepada Jimly Asshiddiqie, dan Said Didu mengaku jika dirinya telah diblokir.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Jimly Asshiddiqie mengomentari sikap Fufufafa yang mencerminkan lemahnya demokrasi dengan menyerang pribadi seseorang.

“FUFUFAFA, tdk lain cermin tngkat pradaban demokrasi masih rendah& kampungan, sngat didominasi negative & black campaign, nyerang pribadi,” tulisnya.

Akan tetapi dalam cuitannya selanjutnya, ia justru meminta warga untuk melupakan akun yang diduga milik Gibran Rakabuming tersebut.

Menurutnya, tulisan-tulisan penghinaan itu diunggah sepuluh tahun yang lalu, dan jika viral kembali maka hanya jadi adu domba antara Gibran dan Prabowo.

“Misalpun orangnya memang benar, kejadiannya wkt pilpres 10 th lalu. Sdh lah lupakan sj, aplg kalo cuma utk adu domba pres trpilih vs wakilnya,” sambungnya.

Melalui unggahannya di X @msaid_didu menyayangkan sikap Jimly yang meminta untuk melupakan polemik Kaskus Fufufafa.

Said Didu menilai, Jimly seakan menormalilasi tindakan amoral akun Fufufafa

Padahal, unggahan yang diposting akun Fufufafa merupakan kerusakan moral yang telah menghina sejumlah artis dan politikus.

Selain itu, Said Didu melampirkan foto tangkapan layar akun X miliknya yang kini telah diblokir oleh Jimly.

“Saya sedih karena ada teman saya yang dulu kami sama-sama sebagai Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)-Prof Jimly-minta melupakan tindakan AMORAL akun FUFUFAFA dan juga blokir X saya.”

“Selamat datang pemakluman kerusakan moral bersama Professor FUFUFA,” tulisnya. (*)

Sumber: Gelora

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *