MADURAEXPOSE.COM–Cinta sejati, cinta mati, cinta sepanjang hayat, atau apalah namanya, layak disematkan kepada pasangan yang tak lagi muda ini. Terutama sang wanitanya yang sudah berumur 60 tahun.

Keduanya terlihat sedang melakukan pernikahan. Dilansir dari postingan foto pasangan kakek nenek ini diunggah oleh akun Instagram Insidelombok. Pernikahan pasangan kakek-nenek yang sudah berusia ini mempunyai cerita yang unik di baliknya.

Dalam postingan itu pernikahan terjadi di Suradadi , Kecamatan Terara, Pedaleman Keramat, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pernikahan terlihat sederhana saja.

Yang menarik pasangan ini ternyata dulunya memang pernah menjalin kasih. Jadi, pengantin ini bisa dikatakan cinta lama bersemi kembali (CLBK). Nah, dulunya si kakek ini meninggalkan nenek menikah. Hingga dia menjadi duda karena istrinya meninggal.

Sedangkan si nenek itu disebutkan setia menunggu si kakek itu.Nah, penantian panjang si nenek itu akhirnya berakhir.Dua manusia yang pernah dipadu kasih ini dipertemukan kembali. Mereka dipertemukan kembali di usia yang tak lagi muda.

Dari postingan akun itu disebutkan kurang lebih usia mereka 60 tahun. Akhirnya, penantian panjang nenek ini berakhir.

Berikut Postingan Lengkapnya:
“Ini pengantin yang kemaren melangsungkan pernikahan di Desa Suradadi , Kecamatan Terara, Pedaleman keramat.”

“Kronologis nya mereka CLBK. Dulu waktu masih muda pacaran, yang laki nya sudah pernah nikah, statusnya duda di tinggal mati, sedangkan yang wanita, setia menunggu alias masih perawan ting ting.”

“Dipertemukan kembali di usia mereka yang kurang lebih 60 tahunan, yang nama nya jodoh ya pasti bertemu min, kebetulan yang cewek bibik saya.”

Netizen yang melihat postingan ini langsung berkomentar.“Alhamdulilah. Bahagia selamanya dunia akhirat,” tulis akun Widiananurul.

“Kalau jodoh pasti ketemu kok, walau udah keriput,” komentar akun Inna saragih93.

“Setia banget ya, yang cewek nunggunya,” tulis Wahdams.

“Semoga sampai dipertemukan selamanya. Bahagia selamanya dunia ahirat. Aamiin,” tulis Widiana Nurul Alhmd.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

(*/trb)