Derai Hujan Menutup Hangatnya Refleksi HMI ke-69 di Sumenep

0
689

MADURA EXPOSE- TAK terasa sudah 69 Tahun Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mengisi semangat reformasi di tanah air. Ogrganisasi yang didirikan oleh pemuda bernama Lafran Pane pada 5 februari 1947 di Jogjakarta ini telah membawa perubahan serta perannya sesuai AD/ART yang dibangunnya.

Untuk menjunjung tinggi perjuangan para pendiri dan seniornya, HMI Cabang Sumenep mengisi milad HMI ke 69 dengan menggelar refleksi di depan Masjid Jamik Sumenep. Acara dimulai sekita pukul 23.00 WIB dengan menyalakan lilin berbentuk angka 69.

“Angka 69 ini sebagai lambang kejayaan kawan-kawan HMI dalam meneruskan perjuangan para leluhurnya”, teran Hanafi, Ketua HMI Cab.Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jum’at dini hari (5/2/2016).

Usai menyalakan lilin unik, para kader HMI Sumenep melanjutkan dengan potong tumpeng sebagai ucapan syukur .
“Alhamdulillah, kami para kader HMI Sumenep masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk mengabdi kepada Indonesia tercinta. Terutama dalam hal memberdayakan generasi penerus harapan bangsa”, sambugnya.

Pihaknya menambahkan, bahwa sejatinya, momentum milad ke 69 ini sebagai ikhtiar bersama dalam merefleksi sejarah perjuangan para pendiri HMI, Lafran Pane”, sambung Hanafi dengan wajah setengah tertunduk.

Dirinya berharap, di usia HMI yang ke 69 ini, seluruh kader HMI dapat mengambil pelajaran penting serta spirit baru dalam melanjutkan perjuangan.

“ Ya Allah, berkati bahagia HMI… HMI merawat generasi”, pungkasnya.

[Ferry Arbania/Madura Expose Network]