Dengar Suara Rintihan di Masjid, Saat Diperiksa Warga Langsung Emosi

Terbit: 30 Maret 2021 | 18:25 WIB

Maduraexpose.com- Warga yang ingin melaksanakan salat berjemaah terganggu dengan suara rintihan di dalam masjid.

Suara yang berulang-ulang terdengar tersebut membuat jemaah memeriksa sumber suara. Setelah ditelusuri ke setiap sudut ruangan masjid, jemaah menemukan sepasang kekasih sedang bercumbu.

Sontak peristiwa ini membuat jemaah masjid emosi. Keduanya langsung diinterogasi.

Peristiwa terjadi di Dusun Dawung, Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Mengutip suara.com, kedua pelaku mengaku sebagai penjual kacamata. Mampir istirahat di masjid.

“Saat diketahui warga, yang perempuan hanya pakai kaos daleman saja. Terus yang laki-laki telanjang dada terus cuma pakai sarung tok,” kata Kepala Dusun Dawung, Hajar Dwi Antoro, Minggu (28/3/2021).

Perbuatan tidak senonoh itu diketahui warga ketika hendak salat berjemaah, Sabtu (27/3/2021) sore. Warga mendengar suara seperti orang merintih di dalam masjid.

Saat ditangkap basah warga, pelaku mengaku bernama AYN alias Mat (24 tahun) asal Kabupaten Nganjuk dan IPS alis Ipa (24 tahun) warga Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Keduanya mengaku sedang mengantar produk kacamata yang dipesan pelanggan di Kesamben. Saat mengantar, keduanya kemudian beristirahat di masjid.

“Katanya mau mengantar kacamata di Kecamatan Kesamben. Terus istirahat,” kata Hajar.

Meski telah tertangkap basah, sejoli ini masih mengelak saat disebut warga berbuat mesum di dalam masjid. Kepada warga, keduanya mengaku sedang istirahat setelah menunaikan salat.

Mat dan Ipa mengaku sudah menikah. Warga lalu meminta bukti pernikahan baik dalam bentuk surat nikah maupun yang lainnya. Namun sayangnya, Mat dan Ipa tak bisa meyakinkan warga.

“Saat ditanya yang pertama, ngaku sudah menikah. Tetapi pas ditanya yang kedua, ngakunya sedang pacaran,” tandasnya.

Polisi pun datang ke lokasi untruk meredam amarah warga yang terlihat kesal dengan ulah sejoli tersebut. Demi alasan keamanan, keduanya dibawa ke Mapolsek Kesamben.(sc)

  • Avatar

    administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Adu Banteng di Pantura Banyuates, Pemotor Pamekasan Patah Tulang

    Terbit: 30 Maret 2026 | 18:00 WIB SAMPANG, MaduraExpose.com – Jalur Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Sampang kembali memakan korban. Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Honda Beat dan…

    Teror Salemba: Saat Air Keras Mencoba Bungkam Suara Kritis di Bulan Suci!

    Terbit: 13 Maret 2026 | 22:02 WIB JAKARTA, MaduraExpose.com – Ruang demokrasi Indonesia kembali dikejutkan oleh aksi kekerasan fisik yang menyasar pembela Hak Asasi Manusia (HAM). Wakil Koordinator KontraS, Andrie…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *