Demo Bupati Sumenep, Mahasiswa Desak Direktur PT Sumekar Dicopot

Terbit: 7 Maret 2022 | 16:56 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com) – Sedikitnya 50 mahasiswa asal Kangean Sumenep sudah kehilangan kesabaran karena dua Kapal milik Pemkab Sumenep yang dilelola oleh PT Sumekar terlalu lama tak beroperasi. Akibatnya, transportasi laut menjadi lumpuh.

Mahasisa pengunjuk rasa yang menagatasnamakan diri Ikatan Mahasiswa Kangean Sumenep (IMKS) sengaja memilih unjukrasa ke kantor Bupati Sumenep.

Mereka mendesak agar kapal milik Pemkab yang biasa mengangkut penumpang dengan trayek Pulau Kangean – Kalianget untuk segera dioperasikan.

“Bahkan kapal DBS III sudah setahun tak beroperasi. Alasan perbaikan terus.Celaknya, kapal DBS I juga tak beroperasi denga dalih masuk waktu docking,” teriak Ahmad Hari Hasan, Korlap Aksi IMKS, Senin 07 Maret 2022.

Pantauan media dilokasi aksi,Mahasiswa pengunjuk rasa terlihat membentangkan spanduk bernada protes.

‘Segera operaaikan kapal”

‘Satu kata untuk bupati.

Untuk kebohongan, untuk ketidakadilan’,

‘Rindu ayang tapi gak bisa pulang, gak ada kapal’.

Korlap aksi juga menyampaikan dampak tidak beroperasinya kapal milik PT Sumekar. Selain menghambat hajad orang banyak KM DBS I dan DBS III dinilai menjadi pemicu terhambatnya pengiriman sembako.

“Pak Bupati yang terhormat, kami minta kapal ke Kangean untuk segera dioperasikan,” tandasnya.

Tak hanya itu, Mahasiswa pengunjuk rasa juga meminta Direktur PT segera dicopot.

” Sebaiknya copot saja DirekturPT Sumekar karena tak becus mengelola kapal DBS I dan DBS III ,” tutupnya.

Sayangnya,aksi Mahasiswa dari Pulau Kangean ini tak ditemui oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi karena terhalang kawat berduri yang diapsang oleh aparat kepolisian setempat. Mereka memilih duduk bersila depan kantor Bupati sambil doa bersama dan baca Al Quran Surah Yasin. []

Sumber: —
Editor: Ferry Arbania

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *