MADURA EXPOSE– Kegiatan Istighosah akbar dan deklarasi santri Madura untuk Jokowi-Kyai Makfur Amin oleh lingkar Santri Madura (LSM) terpaksa dibubarkan karena diduga tidak mengajukan surat pemberitahuan ke pihak kepolisian,Jum’at 21 September 2018,sekira Pukul 14.15 WIB bertempat di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Jl. Dr. Sutomo, Kota Sumenep .

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Sumber terpercaya Madura Expose menyebutkan, acara yang dibubarkan aparat ini bertajuk Istighosah akbar dan deklarasi santri madura untuk Jokowi-Ma’ruf oleh Kelompok Lingkar Santri Madura (LSM) sebagai ketua Panitia Muhamad Faiq dari PP. Annuqayah Kec. Guluk gulu Kab. Sumenep yang dihadiri 300 orang.

“Dalam isi pengajian tersebut ada unsur politik yang mengajak para santri Madura untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia serta mendukung Jokowi-Kyai Ma’ruf Amin di pemilihan Presiden tahun 2019,”demikian sumber terpercaya Madura Expose yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sementara Rahem, salah satu komisioner Bawaslu Kab Sumenep dalam percakapamln telpon dengan jurnalis AJM tidak membantah adanya pembubaran deklarasi santri Madura (pendukung) Jokowi-Ma’ruf.

(sap/fer)