Deklarasi Damai Pilkades Serentak Nyaris Ricuh

0
765

deklarasi-damai-pilkades-serentak-kabupaten-sumenep-jawa-timur

Sumenep, MaduraExpose.com- Deklarasi Damai Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Sumenep 2014 yang berlangsung di Pendopo Agung nyaris ricuh karena sejumlah Ketua BPD menentang materi yang disampaikan oleh salah satu aparat kepolisian.

Hal itu berawal ketika Sandy Tyas Mulyadi, Ketua BPD Desa Payudan Daleman memprotes materi yang disampaikan Kasatlantas Polres Sumenep yang dinilai tidak mitsing dengan jadwal deklarasi damai.

“Pemdes Setdakab Sumenep ini selalu bikin acara yang tidak nyambung. Mestinya acara deklarasi damai ini mengundang Kasatreskrim karena berkaitan dengan masalahh keamanan.

Tapi yang di undang malah Kasatlantas. Ini namanya Pemdes mau mempermalukan Pak Kasatlantas”, ujarnya ditemui usai acara di Hotel Sumekar, Rabu (12/11).

Sementara Kasatlantas Polres Sumenep, AKP Musa Bakhtiar dihubungi melalui telpon genggamnya mengatakan persoalan tersebut karena ada beberapa peserta yang protes masalah waktu.

“Padahal saya baru saja memulai pembicaraan untuk menyampaikan materi tentang tertib lalu lintas misalnya knalpot blong ini rawan menimbulkan ketersinggungan antar pendukung”, ujarnya kepada MaduraExpose.com.

Dilanjutkan Musa, dirinya di undang untuk meyampaikan materi berkaitan dengan lalu lintas pada saat Pilkades. Sedang masalah Hukum di hadiri oleh Kasatreskrim Polres Sumenep.

Sementara berkaitan dengan pelaksanaan pilkades serentak, pihaknya meminta agar tidak dilakukan konvoi speda motor yang dapat memicu ketersinggungan antar pendukung Calon Kades.

“Jadi kami menghimbau agar tidak ada konvoi speda motor ataupun knalpot blong yang bisa memicu ketersinggungan antar pendukung calon Kades”,pungkasnya.

(fer)