
MADURAEXPOSE.COM–Baru-baru ini seorang pelukis asal Yogjakarta bersama istrinya tinggal di Kota Sumenep selama kurang lebih satu bulan, untuk mengkaji lebih dalam tradisi masyarakat Madura yang sesungguhnya.
Secara mencengangkan, pelukis ini menceritakan, bahwa tradisi dan kebudayaan orang Madura diakuinya sebagai kawasan yang masih kuat denga penerapan syariat Islam yang sangat kental.
Adapun pelukis asal Jogja itu diketahui bernama Gatot Wijoyo. Senima ini sudah lama menetap di Jakarta dan sering keliling beberapa daerah di tanah air. Terakhir, dia singgah di Kabupaten Sumenep dan menyempatkan diri untuk melukis sketsa Bupati Sumenep A.Busyro Karim. Hal itu dilakukan sebagai bentuk apresiasi sekaligus kenangan-kenangan jika dirinya telah berkunjung ke kota paling timur dikawasan Pulau Madura tersebut.
“Lukisan yang dibuat suami saya ini sengaja kami serahkan langsung kepada Bapak Bupati Sumenep, menjadi bukti bahwa kami pernah keliling daerah termasuk di Kabupaten Sumenep ini,” ujar Ulfah Setia Ningtyas, istri Gatot Wijoyo kepada awak media.
Tak hanya lukisan wajah Bupati Sumenep, Gatot juga menuangkan potret kehidupan masyarakat Madura lewat lukisan-lukiasn lainnya. Dalam lukisannya tersebut, Gatot menggambarkan tentang kehidupan masyarakat yang Islami.
“Jiwa perantau orang-orang Madura yang tertanam didalamnya kehidupan yang Islami, senanatiasa membuat mereka betah untuk tinggal dimana saja, termasuk dierah rantau sekalipun,” imbuhnya.
Dan yang lebih menakjubkan lagi, Gatot juga membuat sebuah lukisan seorang pria tengah menggendong perahu. Lukisan itu mengepresikan tentang orang-orang Madura yang memiliki kekuatan jiwa raga yang sangat luar biasa dan pantang menyerah.
“Melukiskan orang yang memiliki stamina kuat tidak harus menonjolkan otot-otonya. Menggendong perahu seperti dalam lukisan ini juga menggambarkan orang tersebut berotot,”imbuhnya.
Wanita cantik asal Surabaya ini mengaku sangat nyaman tinggal di Sumenep karena memiliki banyak aset wisata dan tradisi serta kebudayaan yang lengkap. Menurutnya, dari sisis bahasa yang digunakan sehari-hari sangat halus dan penuh sopan santun.
“Jujur kami sangat nyaman dan bahkan pingin sekali punya rumah di Sumenep. Masyarakatnya sangat ramah tamah dan penuh persahabatan,” pungkasnya.
[Ferry]

![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)

![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)