Dari Lukisan Bupati Hingga Mimpi Punya Rumah di Sumenep

0
803
Lukisan Bupati Sumenep A.Busyro Karim/Istimewa.

MADURAEXPOSE.COM–Baru-baru ini seorang pelukis asal Yogjakarta bersama istrinya tinggal di Kota Sumenep selama kurang lebih satu bulan, untuk mengkaji lebih dalam tradisi masyarakat Madura yang sesungguhnya.

Secara mencengangkan, pelukis ini menceritakan, bahwa tradisi dan kebudayaan orang Madura diakuinya sebagai kawasan yang masih kuat denga penerapan syariat Islam yang sangat kental.

Adapun pelukis asal Jogja itu diketahui bernama Gatot Wijoyo. Senima ini sudah lama menetap di Jakarta dan sering keliling beberapa daerah di tanah air. Terakhir, dia singgah di Kabupaten Sumenep dan menyempatkan diri untuk melukis sketsa Bupati Sumenep A.Busyro Karim. Hal itu dilakukan sebagai bentuk apresiasi sekaligus kenangan-kenangan jika dirinya telah berkunjung ke kota paling timur dikawasan Pulau Madura tersebut.

“Lukisan yang dibuat suami saya ini sengaja kami serahkan langsung kepada Bapak Bupati Sumenep, menjadi bukti bahwa kami pernah keliling daerah termasuk di Kabupaten Sumenep ini,” ujar Ulfah Setia Ningtyas, istri Gatot Wijoyo kepada awak media.

Tak hanya lukisan wajah Bupati Sumenep, Gatot juga menuangkan potret kehidupan masyarakat Madura lewat lukisan-lukiasn lainnya. Dalam lukisannya tersebut, Gatot menggambarkan tentang kehidupan masyarakat yang Islami.

“Jiwa perantau orang-orang Madura yang tertanam didalamnya kehidupan yang Islami, senanatiasa membuat mereka betah untuk tinggal dimana saja, termasuk dierah rantau sekalipun,” imbuhnya.

Dan yang lebih menakjubkan lagi, Gatot juga membuat sebuah lukisan seorang pria tengah menggendong perahu. Lukisan itu mengepresikan tentang orang-orang Madura yang memiliki kekuatan jiwa raga yang sangat luar biasa dan pantang menyerah.

“Melukiskan orang yang memiliki stamina kuat tidak harus menonjolkan otot-otonya. Menggendong perahu seperti dalam lukisan ini juga menggambarkan orang tersebut berotot,”imbuhnya.

HotNews:  Diminta Revisi Perbup No.15/2021, Begini Tanggapan Kepala DPMD Sumenep

Wanita cantik asal Surabaya ini mengaku sangat nyaman tinggal di Sumenep karena memiliki banyak aset wisata dan tradisi serta kebudayaan yang lengkap. Menurutnya, dari sisis bahasa yang digunakan sehari-hari sangat halus dan penuh sopan santun.

“Jujur kami sangat nyaman dan bahkan pingin sekali punya rumah di Sumenep. Masyarakatnya sangat ramah tamah dan penuh persahabatan,” pungkasnya.

[Ferry]