Dandim 0827/Sumenep Bangga: Prosesi Arya Wiraraja Hari Jadi ke-756 Dinilai Cerminan Jati Diri dan Semangat Kebersamaan Sumenep

Terbit: 26 Oktober 2025 | 18:46 WIB

SUMENEP – Gelaran kolosal Prosesi Arya Wiraraja dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep menuai pujian tinggi. Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep, Letkol Arm Bendi Wibisono, S.E., M.Han., secara terbuka mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi mendalamnya kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep atas kesuksesan acara tersebut.

 

Prosesi budaya yang kaya makna, yang berlangsung di depan Labeng Mesem, Pendopo Agung Sumenep, Sabtu (25/10/2025) malam, dinilai Letkol Arm Bendi bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan sebuah manifestasi nyata dari kecintaan dan penghormatan masyarakat terhadap sejarah serta warisan leluhur mereka.

 

“Prosesi ini bukan hanya ritual mengenang masa lalu, tapi momentum untuk meneguhkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah kelahiran. Inilah jati diri Sumenep yang sesungguhnya,” tutur Letkol Arm Bendi Wibisono saat dikonfirmasi.

 

Simbol Kekayaan Budaya yang Memperkuat Karakter

 

Dandim menyoroti berbagai penampilan yang ditampilkan dalam prosesi tersebut, seperti NGOPENNE SOENGENEP Teaser, Suluk Dalang, tarian bertema petani dan nelayan, hingga penampilan masif 300 penari topeng “Branyak Angkara”.

 

Menurutnya, seluruh pertunjukan ini menjadi simbol hidup dari kekayaan budaya lokal yang berhasil menghidupkan kembali semangat perjuangan dan kebersamaan masyarakat Sumenep.

 

Lebih lanjut, Letkol Arm Bendi Wibisono menekankan pentingnya pelestarian warisan budaya di tengah gempuran modernisasi dan globalisasi yang kian deras.

 

 

“Kemajuan tidak boleh membuat kita kehilangan jati diri. Justru dengan melestarikan budaya, kita memperkuat karakter, kebanggaan, dan nilai kemanusiaan,” tegasnya.

 

 

Bagi Komandan Kodim 0827/Sumenep, Prosesi Arya Wiraraja bertransformasi menjadi ruang kontemplasi, tempat masyarakat Sumenep dapat mengenang akar sejarah mereka, sekaligus merajut kembali semangat gotong royong dan cinta tanah kelahiran.

 

 

Acara puncak Hari Jadi Sumenep ini turut dihadiri oleh seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Sumenep, pimpinan OPD, ASN, budayawan terkemuka Madura Ibnu Hajar, hingga kepala daerah se-Jawa Timur.

 

Ribuan masyarakat juga memadati area pendopo, menyatu dalam suasana haru dan bangga atas kekayaan budaya Sumenep yang terbukti tetap lestari dan mengakar kuat hingga kini.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *