Cari Burung dekat Sungai, Seorang Bocah Tewas Terseret Arus

Terbit: 3 April 2015 | 19:28 WIB

MaduraExpose.com- Bocah mungil bernama Sayedi (5) yang masih duduk di bangku Madrasah Ibtidaiyah (MI) ditemukan tak bernyawa setelah terseret air sungai. Korban baru diketemukan sekitar pukul 05.00 Jum’at Pagi (3/4/2015).

Kasat Intel Polres Sampang, AKP Agus Sutanto kepada awak media membenarkan tewasnya bocah MI tesebut, setelah sebelumnya pada kamis sore terpleset kedalam sungai saat korban sedang mencari sarang burung di sekitar sungai Bateman, Dusun Berneh Oloh, Desa Pajeruan, Kecamatan Kadungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Saat mencari burung, korban bersama dua temannya, yakni Masrul (6) dan Rokhim (7) tengah mencari burung dalam konidisi yang kurang bersahabat. Tiba-tiba kaki korban terpleset dan terpental masuk kebibir sungai hingga terseret arus yang cukup deras.

“Korban terpleset dan terjebur sungai saat mencari burung dengan dua temannya”, ujarnya.

Proses pencarian korban memakan waktu cukup lama sejak kemarin sore dan baru diketumukan tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Pencarian dilakukan pihak orang tua korban dengan melibatkan petugas dari Polres Sampang, anggota TNI, BPBD dan TIM SAR.

Korban terseret arus sekitar 200 meter dari tempat jatuh sebelumnya. Korban langsung dikuburkan hari ini, di tempat pemakaman umum tak jauh dari kediaman keluarga korban.

(B88/Fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *