Cak Imin Instruksikan Seluruh DPC PKB Jatim Menangkan Pilkada 2024

0
109

JAKARTA (Maduraexpose.com)– Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menginstruksikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se Jawa Timur (Jatim) untuk menyusun kekuatan sedini mungkin guna memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Hal itu disampaikan saat Musyawarah Cabang (Muscab) PKB se-Jatim yang terlaksana secara daring melalui Zoom Metting pada 7 Maret 2021. “Kita harus meningkatkan kreatifitas, baik olah energi politik, olah logistik kita dengan sangat terukur sehingga kemenangan ada di tangan kita,” ujar Cak Imim –sapaan akrab Muhaimin- dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, kekalahan di Pilkada 2020 merupakan indikasi kepada seluruh kader PKB di semua tingkatan untuk mawas dan memperbaiki diri. “Kita harus berbenah diri. Tidak pernah berhenti memperbaiki diri, tidak pernah henti upgrate kapasitas, kapabiltas, integritas, dan produktifitas partai didalam melahirkan kekuatan politik yang signifikan buat kemaslahatan dan perubahan,” jelasnya.

Menurutnya, tampuk kekuasaan mulai dari istana hingga ke tingkat kabuapaten harus direbut dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Hal itu, sambungnya, merupakan kunci untuk memperbaiki segala sistem demokrasi yang kini mulai mengalami distras sosial (ketidak percayaan public terhadap pemerintahan).

“Dalam survie setiap 10 tahun terakhir, masyarakat menunjukkan ketidak percaya terhadap legeslatif, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Partai Politik, distras terhadap eksekutif dan lembag-lembaga lain,” ucapnya.

Cak Imin mengatakan, distras tersebut merupakan hal wajar dalam sebuah sistem bila sudah mulai memasuki umur 30 tahun. Ada sebuah siklus alam yang akan memperbaiki secara alami. Sedangkan Sistem Demokrasi Indonesi yang dilahirkan oleh reformasi sudah berumus 25 tahun.

“Sebuah sistem akan diperbaiki secara natural setiap 30 tahun. Pak Harto (Presiden Soeharto) yang sangat kuat itu hanya bertahan 32 tahun,” urarinya.

Muhaimin juga mengatakan, distras tersebut merupakan tanda Sistem Demokrasi akan mengalami siklus perbaikan natural. Selain itu tanda lain adalah politik Indonesia yang semakin pragmatis, kegagalan pemerintah dalam mewajudkan ekonomi kerakyatan melelui Usaha Mikro Ke Atas dan Menengah (UMKM).

Kendati demikian, Ia mengaku bahwa Sistem Demokrasi yang dilahirkan masa reformasi telah sangat baik dibanding sistem masa orde lama dan orde baru. Hanya saja, kini butuh perbaikan. “Bagaimana tidak baik, Kiai dan Santri bisa menjadi pemimpin, itu harus dipertahankan dengan berbagai evaluasi,” katanya.

Berdasar alasan di atas, Cak Imin menegaskan bahwa PKB harus memenangkan Pilkada 2024 guna membenahi demokrasi dalam usia krusial yang mulai digocang ketidak percayaan masyarakat. “Tidak ada jalan lain, mari rebut kembali kemenangan PKB Jawa Timur di situ fondasi kekuatan PKB Nasional,” tegasnya.

“Kekuatan yang besar di Jawa Timur harus betul-betul dievaluasi total,” pungkasnya. (ari)