Bupati Sumenep Kaji Rencana Pemberian Bantuan Akibat Dampak Kenaikan BBM

Terbit: 9 September 2022 | 15:24 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)- Bupati Sumenep Achmad Fauzi,SH,MH akan mengkaji secara serius pemberian bantuan yang sudah diinstruksikan pemerintah pusat sebagai “kompensasi” kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) berupa bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu.

Bupati Fauzi membeberkan, adanya dampak kenaikan BBM pemerintah pusat mewajibkan seluruh pemerintah daerah agar mengalokasikan dua persen Dana Transfer Umum (DTU) sebagai subsidi sektor transportasi yakni melalui Dana Alokasi Umum (DAU).

Merespon instruksi tersebut Bupati Fauzi akan segera melakukan penyesuaian-penyesuaian. Hal itu menjadi penting, mengingat aturan dari pemerintah pusat tersebut baru disampaikan melalui Rapat Pengendalian Pengendalian Inflasi Daerah Dampak Kenaikan BBM secara virtual, Senin 5 September 2022 lalu.

“Pusat meminta Pemerintah Daerah mengalokasikan dua persen dari DAU untuk bantuan sosial bagi masyarakat sebagai salah satu cara untuk pengendalian inflasi imbas kenaikan BBM,” imbuh Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini.

Orang nomor satu di Kabupaten Sumenep itu menambahkan, aturan terbaru dari pemerintah pusat itu, lanjut Bupati Fauzi, perlu dilakukan pengkajian dan penyesuaian-penyesuaian agar bisa ditindaklanjuti dengan sesegera mungkin.

“Jadi,sesuai arahan dari pemerintah pusat bantuan sosial untuk masyarakat ini dapat direalisasikan pada Oktober hingga Desember 2022 mendatang,” tandasnya.

Bupati Fauzi menerangkan secara detail, dengan adanya aturan baru pasca kenaikan BBM, pihaknya meminta maaf jika sebagian dana yang sudah dialokasikan terjadi perubahan. Pihaknya berharapTim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mampu melihat sumber-sumber lain yang dapat digunakan dalam membantu masyarakat dengan memanfaatkan alokasi dua persen dari DTU tersebut.

“Pemkab Sumenep akan membelanjakan sisa anggaran dari Dana alokasi umum (DAU) sebesar dua persen sekitar Rp 6 miliar,” pungkasnya. [fer]

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

    Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

    Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

    Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *