MADURAEXPOSE.COM–Didepan ratusan warga Kangayan dan Arjasa, Bupati Sumenep A Busyro Karim mewanti-wanti para Kelompok Tani (poktan) agar tidak menjual segala jenis bantuan pemerintah, baik berupa handtraktor maupun kendaraan roda tiga.

Pesan itu disampaikan Bupati saat sesi tanya jawab yang difokuskan di Pulau Saobi. Warning itu sengaja disampaikan agar masyarakat tidak terjebak masalah hukum dikemudian hari.

“Kalau ada yang main-main dengan bantuan itu, saya pastikan kalian akan berurusan dengan aparat penegak hukum, ” imbuh Bupati mengingatkan.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Selain itu, Bupati juga mengaku prihatin, karena ada salah satu kelompok tani penerima bantuan, namun ketika ditanya nama kelpoknya justru tidak bisa menjawab

“Aneh, ada penerima bantuan, tapi tidak tahu nama Poktannya. jangan-jangan kelompoknya fiktif,” sindir Bupati Busyro disambut sorak hadirin.

Bupati juga mewarning seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) agar lebih ketat dalam melakukan pangawasan.

(Dir/Fer)