Bupati Fauzi Tekankan Kominfo Sumenep dan OPD Terkait Pakai Satu Data

Terbit: 13 Juli 2022 | 10:23 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)- Kehadiran Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat atau United States Agency for International Development, USAID ke Kabupaten Sumenep tak lepas dari totalitas Bupati Achmad Fauzi,SH,MH yang sejak dari awal menekankan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sumenep menggunakan program Satu Data.

Menurut Bupati Fauzi, kehadiran USAID di Sumenep menjadi sharing yang Efektif, Efisien dan Kuat (ERAT) sesuai target pemerintahan daerah yang baru, sejak dirinya dilantik bertekad melakukan percepatan pembangunan yang salah satunya melalui program Satu Data Indonesia (SDI).

“Sejak awal kita sudah warning itu, soal Satu Data kepada semua OPD agar Kita akan melakukan percepatan pembangunan dan target program yang berkiatan dengan kepentingan masyarakat Sumenep. Makanya kita desak agar program SDI itu segera direaliasikan.

Selain efektif patokannya juga jelas mengacu kepada Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia,” ujar Bupati Sumenep Achmad Fauzi,SH,MH kepada Maduraexpose.com, Rabu 13 Juli 2022.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini menegaskan, meskipun secara geografis Kabupaten Sumenep berada paling timur diujung Pulau Madura, namun dalam pelayanan terhadap masyarakat menjadi terbelakang.

“Target kita adalah memperbaiki tata kelola data, ini harus terpenuhi secepatnya. Untuk itu semua OPD harus bergerak cepat dan tepat. Tujuannya demi terwujudnya transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah dan bentuk dukungan kita terhadap pembangunan nasional,” tandas Bupati Fauzi bersemangat.

Disinggung seberapa penting penerapan satu data diseluruh OPD, yang saat ini dalam tata kelola pemerintahan dirinya.
“Bukan seberapa penting lagi, karena dengan data mutakhir itu menjadi barometer dalam tata kelola pemerintahan. Dengan SDI ini, maka target pemerintah daerah bisa terukur. Misalnya program yang kita lakukan itu sudah berapa persen memenuhi target,” tandasnya.

Bupati Fauzi menambahkan, dilihat dari sisi akurasi datanya, metode SDI dinilai sangat akurat dan tepat sasaran.

“SDI itu sangat penting untuk mencapai target pemerintah kedepan. Sehingga, program kita kedepan itu akan lebih terukur, sampai dimana program tersebut direalisasikan oleh semua OPD,” sambungnya.

“Begitu juga dengan USAID-ERAT yang kita arahkan ke Pemkab Sumenep titik tekan kita focus ke soal Satu Data itu tadi. Asistensinya bulan Juni kemarin hingga Januari 2026,” imbuh Bupati Fauzi menandaskan.

Sebelum menutup perbincangan khusus dengan Maduraexpose.com, Bupati Fauzi kembali menegaskan, bahwa tujuan pokok dari Satu Data itu, garis berasnya adalah memastikan apakah perencanaan sudah sesuai dengan yang ditaregtkan.

“Maka dengan Satu Data inilah segala perencanaan dan evaluasi mudah direalisasikan. Nanti kita evaluasi lagi semua OPD terkait,” pungkas Bupati Fauzi dengan senyum seriusnya yang khas. [Ferry Arbania]

  • Avatar

    administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

    Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

    Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

    Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *