Buntut SK CPNS, Kepala SMPN 3 Sumenep dipanggil Ombudsman

0
913
Nurhidayat dan Hendri Kurniawan (Foto:Ferry Arbania/MaduraExpose.cm)

Sumenep, MaduraExpose.com- Masih ingat kasus SK CPNS yang disoal oleh Luki Nurhidayat dan Hendri Kurniawan, tenaga honorer yang lulus namun tidak mendapatkan SK dari BKD atau BKPP Sumenep beberapa waktu lalu??

Kasus yang sempat tidak muncul kepermukaan, kini meliar lagi seiring terbitnya surat panggilan yang dilayangkan oleh pihak Ombudsman RI perwakialan Jawa Timur terhadap BKD dan Kepala Sekolah SMPN 3 Sumenep.

“Saya juga mendapat surat tembusan dari ombudsman RI perwakilan Jawa Timur soal pemanggilan Kepala Sekolah SMPN 3 Sumenep”, ujar Luki Nurhidayat, peserta yang lulus CPNS yang belum mendapatkan SK, saat berbincang dengan MaduraExpose.com, Minggu dini hari (24/5/2015).

Rencana pemanggilan semua pihak terkait tersebut, lanjut Luki, merupakan buntut dari kisruh SKS CPNS dirinya dan Hendri. Pihaknya sengaja melaporkan adanya dugaan ketidak adilan yang mengarah pada penyimpangan itu ke pihak ombudsman.

“Kami melaporkan semua pihak ke Ombudsman terkait dugaan maladministrasi dalam penerbitan SK CPNS”, ujarnya menambahkan.

Sementara Kepala Sekolah SMPN 3 Sumenep saat dikonfirmasi via SMS justru memilih bungkam seribu bahasa. Sebelum, saat ditelpon MaduraExpose.com, yang bersangkutan mengaku sedang di Surabaya.

(mex/fer)