MADURA EXPOSE–Sejak beberapa hari terakhir, masyarakat Pamekasan, Madura dihebohkan dengan beredarnya foto mesum mirip salah satu anggota DPRD Pamekasan dengan seorang wanita berjilbab.

Entah siapa yang pertama kali menyebarkan foto tersebut, namun sejumlah sumber yang beredar dikalangan wartawan menyebutkan, foto-foto mesum tersebut pertama kali beredar luas melalui pesan inbox facebook sejumlah wartawan Pamekasan, Madura.

Perempuan dalam foto mesum tersebut terlihat mengenakan jilbab dengan seorang pria yang sangat mirip dengan salah satu anggota DPRD Pamekasan. Beberapa adegan dalam foto tersebut terlihat beragam, paling banyak aksi dalam sebuah mobil. Bahkan beberapa foto terlihat berpelukan dalam sebuah kamar. Pria dalam foto mirip anggota dewan tersebut terlihat telanjang dada berbaring dengan wanita berjilbab disampingnya sambil mengumbar senyum seksi.

Sementara itu Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Pamekasan, Taufikurrahman mengaku belum bisa memperoses pemilik foto mesum mirip anggota dewan tersebut dengan alasan masih menunggu laporan.

Taufik berjanji akan memperoses pemilik foto mesum tersebut apabil ada laporan yang bisa dipertaggung jawabkan.

“Kami belum mendapat laporan resmi dari siapapun”, ujar Taufikurrahman, Ketua BK DPRD Pamekasan kepada Maduraexpose.com (Koran Expose Network) kemarin.

Dijelaskan Taufik, pihaknya tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan, apalagi persoalan foto mesum anggota dewan tersebut masih pro kontra dan sebatas isu.

“(Nggak mungkin) Kalau misalkan BK DPRD Pamekasan harus bekerja sesuai dengan isu, atau setiap ada foto beredar, BK DPRD gak selesai selesai,”, pungkasnya.

Politisi dari Partai Gerindra Pamekasan ini menjelaskan, kaus foto mesum mirip anggota DPRD Pamekasan tersebut berbeda dengan kasus pidana.

“Hal hal terkait pelanggaran kode etik harus ada laporan/pengaduan dan bukti. Karena kami harus tahu siapa yg bertanggungjawab terhadap adanya kebenaran bukti yg ada. Bukan hanya opini . Bisa jadi fitnah.” tutup Taufik menyimpulkan. (*)

sumber foto istimewa
sumber foto istimewa

Reporter: Tan Addarori
Redaktur: Ferry Arbania

HotNews:  Rekom PKB Turun, Wildan: Tanpa Hairul, Pilkada Kali Ini Terasa Hampa