Buka-Bukaan, Kepala BPJS Sumenep Mengaku Diancam “LSM” Garis Soal Ini!

0
886

MADURAEXPOSE.COM– Kepala BPJS Sumenep Endang Lilis Sulistyowati dengan nada sedih mengaku pernah diancam demo (unjuk rasa) oleh GARIS, terkait kisruh dengan dan klaim yang sempat dikeluhkan oleh pihak RSUD H. Moh Anwar Sumenep.

pernyataan disampaikan Endang saat berbincang dengan tim liputan AJM dikantornya pada Senin sore,1 Oktober 2018.

“Saya sampe bingung saya, padena GARIS sampek mau Unjuk Rasa”, demikian Endang Lilis,Kepala BPJS Sumenep berkisah dengan ekspresi wajah seperti tertekan.

Perempuan cantik ini tampak bingung mendapat tekanan hendak diunjuk rasa.

“Maunya temen-temen itu apa gitu” Wong kita dengan rumah sakit sudah selesai. ‘kan tinggal pengajuan pembayaran pengajuan pembayaran jadwal yang sudah di sepakati bersama,” imbuhnya dengan nada sedih.

Sementara Supardi, Ketua Garis dikonfirmasi melalui telpon genggamnya tidak merespon meski terdengar nada sambung. Bahkan konfirmasi SMS yang dilayangkan redaksi juga diabaikan.

Namun sebelumnya, Ketua LSM Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GARIS) Sumenep, melalui panjinasional.net (panjinasional.net/2018/09/13/lsm-garis-sumenep-tuding-managemant-bpjs-tidak-profesional/) menuding Managemant Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tidak profesial dalam mengelola Jasa Pelayanan (Jaspel) Kesehatan.

Ist. Supardi pojok kiri bawah/Istimewa.

Pasalnya, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang dikomandani oleh Endang ini disinyalir belum bisa melunasi dana klaim Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Moh. Anwar, Sumenep.

“Setelah kami coba turun ke bawah ternyataan BPJS Kesehatan tidak bisa melakukan kewajibannya yaitu, membayar dana klaimnya, dan ini saya temukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Moh Anwar,” kata Supardi Ketua LSM GARIS. Senin 10/09/2018 silam.

(sap/m@n/ajm)