SURABAYA – Jagat media sosial, khususnya grup-grup WhatsApp, digegerkan oleh pesan berantai dan sebuah foto yang menunjukkan seorang pria tergeletak tak bernyawa. Peristiwa duka ini dilaporkan terjadi di sekitar kompleks Makam Sunan Ampel, Surabaya, tak lama setelah pelaksanaan shalat Jumat siang.
Foto yang beredar masif itu memperlihatkan seorang pria dalam posisi terbaring tenang, mengenakan sarung dan baju lengkap, dengan surban merah putih tergeletak dekat tubuhnya.
Konfirmasi Polisi: Korban Berasal dari Sampang
MaduraExpose.com segera melakukan upaya konfirmasi ke pihak kepolisian terkait kebenaran kabar yang meresahkan tersebut. Polisi membenarkan adanya peristiwa duka tersebut.
Polisi mengonfirmasi identitas korban: pria yang meninggal tersebut adalah warga asal Sampang, Madura, namun selama ini berdomisili di kawasan Suko Manunggal, Surabaya.
“Benar mas. Tempat tinggal di Suko Manunggal, aslinya orang Sampang,” demikian konfirmasi dari sumber kepolisian saat ditanya mengenai kebenaran informasi berantai tersebut.
Pesan Berantai dan Lokasi Kejadian
Sebelumnya, pesan berantai yang menyertai foto tersebut beredar luas, berupaya mencari kerabat atau kenalan korban yang tidak teridentifikasi saat kejadian.
Pesan tersebut berbunyi: “Yg merasa kenal dgn saudara ini.mohon hub.di makam sunan ampel.meninggal dunia tadi jam 1.an.habis jum’atan???”
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB itu menimbulkan perhatian besar di lokasi ziarah yang ramai. Polisi saat ini telah menangani jenazah dan berupaya menghubungi keluarga korban di Suko Manunggal untuk proses pemakaman lebih lanjut.
Publik diimbau untuk tidak menyebarkan foto korban lebih lanjut demi menjaga izzah (kehormatan) almarhum dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.


















