Breaking News: Lagi, Warga Desa Guluk-Guluk dibacok

Terbit: 30 Januari 2015 | 21:42 WIB

ilustrasi-bacok-warga-desa-guluk2Sumenep, MaduraExpose.com- Pembacokan kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Guluk-Guluk. Kali ini yang menjadi korban Hersun (33) warga Dusun Kalabaan, Desa/Kec. Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Jum’at Malam (30/1/2015).

(Baca juga: berita Kasus Raskin Desa Guluk-Guluk)

Informasi yang dihimpun dari anggota kepolisian setempat menyebutkan, korban dibacok saat mengendarai speda motor di wilayah perbatasan Ganding – Guluk-Guluk, tepatnya di Jalan Kurmateh, dekat Gudang Garam Desa Ketawang Laok.

Subli Bangal, tokoh masyarakat setempat mengakui hal tersebut. Dan berdasarkan keterangan sejumlah warga desa setempat, korban dibacok dari belakang hingga mengenai punggungnya.

“Bagian punggungnya terkena sabetan senjata tajam saat dia mengendarai speda motor. Sepertinya, kejadian ini direncanakan oleh pihak-pihak yang tidak terima karena korban ikut unjuk rasa kasus raskin ke Kantor Kejaksaan Negeri Sumenep kemarin”, ujarnya kepada MaduraExpose.com.

Sementara informasi dari anggota kepolisian, saat ini, tim reskrim Polres sudah tiba di TKP dipimpin Kasatreskrim Iptu I Gede Pranata Wiguna.

Kejadian tersebut diperkirakan berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB.
Korban dikabarkan dalam perawatan medis.

Hingga berita ini diunggah, situasi di Desa Guluk-Guluk masih mencekam.

(Day/Mex/Fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Ganas di Berita, Tapi Begini Gaya Bos Madura Expose Taklukkan 5 Kepiting Gede!

Terbit: 3 April 2026 | 20:41 WIB SUMENEP – Dunia jurnalistik investigasi seringkali identik dengan ketegangan dan tumpukan dokumen kasus yang menguras energi. Namun, bagi Redaktur MaduraExpose.com, laut utara di…

Ekonomi Panggung: Menakar Perputaran Uang di Balik Industri Hiburan Rakyat Sumenep

Terbit: 17 Maret 2026 | 19:19 WIB “Dinamika hiburan panggung di masa lalu sering kali terjebak pada sisi luar yang bersifat artifisial. Namun, seiring dengan kedewasaan publik dalam mengonsumsi konten,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *