MADURAEXPOSE.COM–berita pengunduran diri Sekdakab Sumenep,Hadi Sutarto yang ditulis salah satu media lokal di Madura oleh beberapa kalangan dianggap hoax.

Pasalnya, berdasarkan informasi yang bersumber dari Bupati Sumenep A. Busyro Karim, ternyata tidak sesuia fakta yang ada.

Dijelaskan Bupati Busyro, Sekda Sutarto alias Totok itu hanya mengajukan Masa Persiapan Pensiun (MPP). Pengajuan itu dilakukan karena adanya kepastian, bahwa bupati tidak akan memperpanjang jabatan Sekdakab Sumenep.

“Nggak usah diperpanjang orang (Sekda,Red) mau MPP saja,” tegas Bupati Sumenep, A Busyro Karim kepada awak media, Senin 17 Juli 2017.

Untuk mempertegas kalau berita pengunduran dini Sekdakab Sumenep itu hoax, wartawan juga melakukan konfirmasi langsung kekantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Ternyata hasilnya benar, berita pengunduran diri Sekda hanyalah hoax yang meresahkan.

“Pak Sekda bukan mundur, tapi mengajukan MPP ke pak Bupati. Dan memang pak Sekda sudah memenuhi syarat kalau mengajukan MPP,” beber R. Titik Suryati, Kepala BKPSDM Sumenep kepada awak media.

Wanita berpenampilan kalem ini menjelaskan, pengajuan MPP yang dilakukan oleh pihak Sekdakab Hadi Sutarto itu sama dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya yang memiliki hak untuk mengajukan pensiun dengan syarat minimal 12 bulan atau satu tahun. (tin/fer)

loading...