
Maduraexpose.com- Masukanya HM.Sahnan dikubu pasangan calon (paslon) Busyro Karim-Achmad Fauzi masi menyisakan sejumlah tanda tanya besar dari banyak kalangan, meski sebelumnya telah mendapat penjelasan dari Ketua DPD NasDem Sumenep, Azis Salim Sabibi.
Menurut Sabibi, gagalnya Sanhnan menjadi cabup Sumenep priode 2015-2020 karena pasangan diusung tidak mampu membangun koalisi parpol hingga memenuhi syarat jumlah kursi.
“Banyak yang bilang Pak Sanhan sudah menghabis miliara rupiah sejak pertama melakukan sosialisasi. Katanya sih dia itu banyak duitnya dan bahkan ditengarai lebih kuat dari Pak Said Abdullah”, kata Zainur saat berbincang dengan Maduraexpose.com, Senin 10 Agustus 2015.
Apalagi,lanjutnya,perusahaan telivisi dan radio yang diduga miliki Anggota DPR RI itu juga telah dijual beberapa hari setelah Said Abdullah (PDI Perjuangan) kalah dalam pertarungan Pemilihan Gubernur (Pilgup) Jawa Timur tahun lalu, melawan pasangan Soekarwo (Partai Demokrat) dan Syaifullah Yusuf (PKB).
“Sejak pertama memperkanalkan diri ke publik, banyak orang bertanya-tanya siapakah sebenarnya HM.Sahnan dan apa pula usahanya hibgga orang-orang menyebtunya dia orang yang sangat kaya. Nggak ada masksud apa-apa sih. Cuma penasaran aja karena sama-sama orang Sumenep” imbuhnya.
Jika benar HM.Sahnan memiliki kekayaan dan uang yang melimpah, pihaknya memprediksi kekuatan Busyro-Fauzi akan semakin bertambah.
“Bahkan kemarin saya bersama beberapa tokoh sedang bahas itu. Kalau Said Abdullah mengeluarkan dana Rp 10 miliar misalnya, maka Sahnan siap mengeluarkan dana hingga Rp 100 miliar”, pungkasnya.
Untuk masyarakat Sumenep yang masih penasaran mengenal lebih dekat siapa sosok Sahnan, berikut profil singkatnya yang dikutip dari blog Sahnan Sumenep Sejahtera (masuk tautan):
Perjalanan Pahit HM.Sahnan Calon Bupati Gagal





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)