Madura Expose, NTB – Dalam penerapan aturan pelarangan bawa handphondisekolah, gubernur NTB , Dr. TGH. M. Zainul Mazdi atau yang akrab disapa TGB, bahwa adanya pelarang yang akan diterapkan mulai pada tanggal 1 april mendatang.

Pelarangan itu bukan berati siswa dilarang total membawa Handphon, yang artinya pada saat jam pulang sekolah disilahkan untuk memegang Hp, akan tetapi digunakan untuk melihat dan membaca informasi yang baik, mendegar tausiyah dan ingin bersilaturrahimbersama orang tua dan sahabatyang dilakukan secukupnya,

“tapi ketika berada disekolah jangan bawa handphon,” kata TGB.
Dengan adanya aturan yang akan diberlakukan bwa Hp yang akan mulai diberlakuka disekolah sekolah, selam ini banyak siswa yang membawa Hp dengan berbagai macam alasan, salah satunya telpon orang tua dan membawa Hp disekolah justru memudahkan urusan dalam belajr mengajar.

“kalau maslahnya dengan tugs, kan bisa memanfaatkan buku diperpustakaan, disana tersedia fasilitas komputer jadi bisa dipakai disana,” kata TGB

Kendati demikian, pihaknya juga menawarkan solusi tentang tidak boleh bawa Hp ini. Jika siswa ingin menghubungi orang tua, maka nantinya pihak sekolah wajib menyediakan telepon khsusus.

“Sekolah nanti sediakan telpon khusus yang bisa dipakai siswa untuk menghubungi orang tua” katanya dikutip kick news today.

Terlebih Lagi Kata Gubernur, pada saat ini media sosial (medsos) banyak sekali berita yang dipubliksikan ada yang benar dan ada yang tidak benar dan ada pula informasinya yang fitnah, shingga kita semua harus bisa disaring dan diwaspadai.

Lebih lanjut TGB menyampaikan bahwa, pelarangan terahadap siswa /siswi membawa Handphon (HP) disekolah, seiring dengan penarikan kewenangan pendiidkan menengah ke provinsi pada tahun 2017. (O_im)