
Sumenep, MaduraExpose.com- Barisan Relawan Jokowi Presiden (BARA JP) mengaku sangat prihatin dengan kasus dugaan maladministrasi dalam penerbitan SK CPNS tenaga Honorer Kategori dua (K2) yang hingga saat ini beum diberikan kepada dua peserta yang sudah dinyatakan lulus berdasarkan pengumuman yang diterbitkan disitus resmi http://cpns.menpan.go.id beberapa waktu lalu.
“Bara JP akan membawa kasus Luki Nurhidayat dan Hendri Kurniawan ke Presiden Jokowi Kami akan ke Jakarta juga dalam rangka untuk menemui Mentri Aparatur Negara”, ujar Asmuni Saleh, Ketua BARA JP Sumenep kepada MaduraExpose.com, 11 Juni 2015.
Diberitakan MaduraExpose.com sebelumnya, Hendri Kurniawan dan Luki Nurhidayat merupakan peserta tes CPNS yang dinyatakan lulus oleh Menpan. Namun karena diduga tidak membayar sejumlah uang pelicin, SK dua orang tersebut dianulir paksa dengan alasan dipermasalahkan oeh salah satu LSM yang ketuanya diduga kuat mafia gadungan di Kota Sumenep.
Dua tenaga Honorer yang SK nya dianulir tersebut merupakan tenaga Honorer di SMPN 3 Sumenep dan nama mereka sudah tercantum dalam daftar tenaga honorer kategori II itu telah dinyatakan lulus seleksi CPNS tahun 2013 berdasarkan pengumuman yang dikeluarkan Panselinas CPNS 2013 Jl.Jenderal Sudirman KAV.69 Jakarta Selatan.
“Dalam daftar tersebut ada 261 tenaga honorer kategori II yang dinyatakan lulus seleksi CPNS 2013. Tapi kami berdua malah tidak dapat SK dan sepertinya hendak dianulir. Saya sudah pertanyakan masalah ini ke BKD, tapi mereka ngasih jawaban ngawur”, ujar Hendri Kurniawan dan Luki Nurhidayat kepada MaduraExpose.com.
(fer)





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)