
SUMENEP — Di bawah terik matahari Sumenep yang menyengat, sebuah drama perlawanan kecil namun heroik tergelar di depan gerbang kekuasaan. Bukan ribuan massa, hanya tiga pemuda yang berdiri tegak, memanggul beban kemarahan rakyat dan menantang senyapnya anggaran.
Mereka, yang menamakan diri Gerakan Aktivis Mahasiswa Sumenep (GAM’S), tak gentar menghadapi barikade aparat. Total 98 personel Polres dan 10 anggota Satpol PP disiagakan, seolah menghadapi pemberontakan besar. Namun, yang mereka hadapi hanyalah tiga jiwa yang diselimuti keberanian, datang untuk menggugat Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, terkait dugaan penyimpangan dana Hari Jadi ke-753 Sumenep yang angkanya fantastis: Rp1,1 miliar.
Teriakan di Tengah Kepungan
Pada Rabu (26/10/2022), Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Yusril, menyuarakan orasi yang memecah keheningan Jalan dr. Cipto. Nadanya tajam, menuding adanya skandal tersembunyi di balik perayaan mewah yang seharusnya menjadi milik seluruh masyarakat.
“Uang rakyat ditabur untuk ‘ladang bancaan’ oleh oknum-oknum! Kualitas diobralkan demi kuantitas!” gertaknya, suaranya bergetar menahan amarah yang terakumulasi.
GAM’S menuding telah terjadi “permainan” licik yang melibatkan oknum event organizer (EO) dan tiga inisial misterius di lingkungan Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar): K, R, dan S. Inisial ‘S’ disebut sebagai sosok bayangan yang bercokol di luar struktur pemerintahan, namun memiliki akses bebas keluar masuk Disbudporapar, bertindak sebagai “penikmat” anggaran.
“Kami mendeteksi peran mereka pasca lambannya pucuk pimpinan Disbudporapar melakukan eksekusi. Tujuan [acara] tidak terukur dan tidak bermanfaat bagi masyarakat Sumenep!” tuduh Yusril.
Simbol Protes dan Luka Budaya
Kekecewaan para pemuda ini bukan hanya soal angka, melainkan luka terhadap esensi budaya Sumenep itu sendiri. Mereka menuding kebijakan yang diambil telah memecah belah paguyuban dan pegiat budaya lokal.
“Instruksi sepihak pemerintah, tanpa mengerti situasi di lapangan, telah sengaja memecah belah paguyuban, komunitas, dan kelompok pegiat budaya,” kata Yusril, seolah menunjuk pada retaknya fondasi seni tradisi.
Puncak dari luapan kekecewaan dramatis ini adalah sebuah gestur simbolis yang menusuk. Mereka tidak hanya berorasi, tetapi juga membawa dan menendang sebuah kantong plastik merah berisi sampah. Aksi ini melambangkan pandangan mereka terhadap anggaran Rp1,1 miliar yang, alih-alih menjadi kemuliaan, justru berakhir sebagai sesuatu yang kotor, sia-sia, dan pantas dibuang.
Tiga pemuda pemberani itu berdiri sebagai simbol terakhir perlawanan, setelah sebelumnya gagal beraksi di kantor Disbudporapar (18/10), kemudian melancarkan protes keras ke Disbudporapar dan DPRD (24/10), hingga akhirnya tiba di Kantor Bupati (25/10 dan 26/10).
Di tengah kepungan aparat dan janji-janji yang diam, kisah tiga pemuda Sumenep ini menjadi pengingat pahit bahwa perjuangan menuntut transparansi dan akuntabilitas di daerah masih membutuhkan nyali sebesar Gunung.

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)