Pada Rabu (3/12/2025), Babinsa Koramil 0827/18 Kangean melaksanakan pengawasan langsung terhadap distribusi MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Nurul Islam.
Penyaluran kali ini menyasar siswa-siswi di Desa Arjasa dan Desa Kalinganyar dengan layanan mencakup 11 sekolah dan total 2.909 siswa. Menu yang disediakan antara lain nasi, ayam nugget, tahu, acar wortel gebes, serta buah apel.
Babinsa Koramil 0827/18 Kangean, Serda Langgeng, mengungkapkan kebahagiannya melihat antusias para siswa.
“Saya sangat senang melihat anak-anak makan dengan lahap. Mereka tampak gembira, dan ini menunjukkan Program MBG benar-benar bermanfaat bagi mereka,” ujar Serda Langgeng.
Ia juga menambahkan bahwa pengawasan dilakukan untuk menjamin kualitas makanan yang dibagikan.
“Kami memastikan setiap menu yang diberikan aman, bersih, dan bernutrisi sesuai standar. Kesehatan anak-anak menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Tak hanya para pengawas, para siswa pun menyampaikan apresiasi mereka. Salah satu siswa, Nurmukmin, mengaku sangat senang dengan adanya program MBG.
“Terima kasih kepada semua yang sudah memberi makanan gratis. Rasanya enak dan membantu kami yang sering berangkat pagi ke sekolah,” ungkap Nurmukmin.
Program MBG terus diharapkan menjadi dukungan berkelanjutan bagi peningkatan gizi pelajar, khususnya di wilayah kepulauan.
Pengawasan ini menjadi kunci untuk memastikan program strategis tersebut berjalan lancar dan memenuhi standar kualitas gizi yang ditetapkan.
Distribusi dan Antusiasme Ribuan Siswa
Pada Rabu (3/12/2025), proses distribusi MBG diawasi langsung oleh Babinsa dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Nurul Islam. Penyaluran masif ini mencakup dua desa utama, yaitu Desa Arjasa dan Desa Kalinganyar.
Secara total, program ini berhasil menjangkau 11 sekolah dengan total 2.909 siswa-siswi yang menjadi penerima manfaat. Menu yang disajikan hari itu pun dirancang seimbang dan menggugah selera, meliputi:
-
Nasi
-
Ayam nugget
-
Tahu
-
Acar wortel gebes
-
Buah apel
Prioritas Utama: Kualitas dan Keamanan Makanan
Babinsa Koramil 0827/18 Kangean, Serda Langgeng, menyatakan bahwa tugas utamanya adalah menjamin setiap porsi makanan yang sampai ke tangan pelajar terjamin kebersihan, keamanan, dan nutrisinya.
“Kami sangat senang melihat anak-anak makan dengan lahap. Mereka tampak gembira, dan ini menunjukkan Program MBG benar-benar bermanfaat bagi mereka,” ungkap Serda Langgeng.
Ia menambahkan, pengawasan ini bukan sekadar formalitas, namun merupakan bentuk komitmen memastikan kualitas makanan yang dibagikan.
“Kami memastikan setiap menu yang diberikan aman, bersih, dan bernutrisi sesuai standar. Kesehatan anak-anak menjadi prioritas utama,” tegasnya, menyoroti pentingnya gizi di tengah tantangan wilayah kepulauan.
Respons Positif dari Penerima Manfaat
Antusiasme dan rasa syukur tak hanya datang dari tim pengawas, tetapi juga langsung dari para siswa. Nurmukmin, salah satu siswa penerima MBG, mengaku program ini sangat membantu.
“Terima kasih kepada semua yang sudah memberi makanan gratis. Rasanya enak dan membantu kami yang sering berangkat pagi ke sekolah,” tutur Nurmukmin.
Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai dukungan vital bagi peningkatan gizi dan fokus belajar pelajar, khususnya di wilayah kepulauan Sumenep yang memiliki tantangan logistik tersendiri. Kehadiran Babinsa dalam pengawasan menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menyukseskan program peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini.***







