Awas Perubahan Cepat! BMKG Peringatkan Nelayan Sumenep Soal Dinamika Cuaca di Laut Utara

Terbit: 7 November 2025 | 23:16 WIB

SUMENEP – Masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah perairan utara Sumenep diminta meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

Prakiraan yang berlaku mulai Kamis (6/11) hingga tiga hari ke depan ini menyoroti potensi dinamika cuaca laut yang cepat berubah, meskipun kondisi gelombang secara umum masih tergolong tenang.

 

Ancaman Tersembunyi di Balik Gelombang Tenang

 

Kepala BMKG Stasiun Trunojoyo, Ari Widjajanto, membenarkan hasil pemantauan tersebut. Ia menjelaskan bahwa cuaca di sekitar perairan Sumenep berpotensi mengalami perubahan mendadak akibat pergerakan angin dan kelembapan udara di lapisan bawah atmosfer.

“Kondisi laut secara umum masih tergolong tenang dengan tinggi gelombang di bawah satu meter. Namun, masyarakat, khususnya nelayan, tetap perlu mewaspadai perubahan mendadak yang bisa terjadi akibat sistem cuaca lokal,” kata Ari kepada wartawan.

 

Analisis BMKG menunjukkan bahwa pola cuaca saat ini dipengaruhi oleh pertemuan massa udara lembap di kawasan Laut Jawa bagian timur, yang berpotensi memicu pembentukan awan hujan lokal secara tiba-tiba.

 

Pergeseran Angin Picu Arus Silang Berbahaya

 

Ari Widjajanto menegaskan bahwa ancaman utama bagi nelayan bukan sekadar tinggi gelombang, tetapi perubahan arah angin yang dapat memicu kondisi berbahaya bagi kapal kecil.

Pada pagi hari (06.00–07.00 WIB), cuaca diperkirakan hujan ringan dengan angin bertiup dari utara (kecepatan 3 knot) dan arus laut dari timur. Namun, pada rentang waktu 10.00–13.00 WIB, angin berpotensi bergeser dari arah utara–timur (kecepatan 3–5 knot).

“Perubahan arah angin dari utara ke timur bisa menimbulkan arus silang yang berpotensi memengaruhi stabilitas perahu kecil. Kami minta para nelayan lebih berhati-hati, terutama saat berangkat pada pagi hingga siang hari,” jelas Ari.

 

Imbauan BMKG: Perbarui Data Setiap Enam Jam

 

Mengingat cuaca laut dapat berubah dalam hitungan jam, BMKG Stasiun Trunojoyo mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan informasi cuaca terkini.

Masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui data prakiraan melalui situs resmi bmkg.go.id maupun aplikasi BMKG Mobile.

“Kami terus memperbarui data setiap enam jam sekali agar masyarakat dapat merencanakan aktivitas dengan aman,” pungkas Ari Widjajanto, menekankan pentingnya informasi real-time untuk keselamatan pelayaran dan aktivitas perikanan di perairan Sumenep.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *