Angka Perceraian Tinggi, Khofifah: Banyak Guru Perempuan Merasa ‘Lebih’ dari Suaminya

Terbit: 10 Januari 2016 | 07:07 WIB

#Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan R Aj Hawiyah Karim [Istimewa]

Madura Expose—Tingginya angka perceraian di Jawa Timur yang masuk peringkat terbanyak se-Indonesia menjadi perhatian serius dari banyak kalangan, termasuk tokoh perempuan yang saat ini menjadi Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa.

Menurut Khofifah, salah satu indikator kuat penyebab tingginya angka perceraian di Jatim itu sangat terlihat ketika banyak kalangan guru perempuan menerima sertifikasi. Pada saat timbul permasalahan kecil saja dalam keluarga, perceraian menjadi alternatif yang seharusnya ditinggalkan.
“Ya itu dia, banyak guru perempuan sudah terima sertifikasi, hingga sebagian mereka merasa lebih dari suaminya”, ujar Menteri Khofifah saat berkunjung ke Sumenep kemarin, Sabtu (9/1/2016).

Sebelumnya, Dr.Hj Hasniah,MSi dalam seminar pernikahan pada Pameran Bakohumas Nasional 2015 di Surabaya mengatakan dalam 5 tahun terakhir Jawa Timur menjadi the best perceraian. Dari angka 38 persen naik menjadi 47 persen pada awal November tahun lalu.

Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya itu bilang, kasus perceraian di Jawa Timur menjadi angka tertinggi se-Indonesia karena menyumbang 47 persen dari kasus perceraian dari sabang sampai merauke.

FERRY ARBANIA

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

    Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *