Anggota DPRD Sumenep Siap Bongkar, Siapa Mafia Pupuk Sebenarnya

Terbit: 14 Oktober 2021 | 10:36 WIB

Sumenep (Maduraexpose.com)– Dul Siam, Anggota dewan dari Fraksi PKB DPRD Sumenep mengaku heran masih adanya pihak-pihak yang mengaku kesulitan dalam mendapatkan pupuk bersubsidi.

“Padahal jumlah kuota pupuk itu sudah disesuaikan dengan luas area lahan dan jumlah kebutuhan petani yang diusulkan sebelumnya. Kemana sisa pupuk itu digunakan,” demikian Dul Siam, politisi dari Fraksi PKB DPRD Sumenep saat dikonfirmasi diruang kerjanya kemarin.

Ketua Komisi III DPRD Sumenep ini juga mengaku heran dengan salah media yang dianggap mempelintir pernyataannya beberapa waktu lalu. Menurut dia, sebelum beredarnya pemberitaan soal mafia pupuk, pihaknya sempat berbincang-bincang dengan dengan sejumlah aktivisi.

“Saat itu saya cerita-cerita sama beberapa orang soal kelangkaan pupuk. Saya bilang, jangan-jangan ada mafianya. Eh, nggak taunya ada media yang malah mempelintir ucapan saya. Saya yang menduga adanya mafia, kok saya yang ditulis jadi mafianya pupuk.Itupun nggak ada konfirmasi apapun ke saya.,” beber Dul Siam.

Dul Siam/Issuu

Politisi asal Sapeken ini berharap agar pihak terkait, baik di Komisi II DPRD Sumenep maupun pihak eksekutif, dalam hal ini Dinas Pertanian maupun distributor agar persoalan pupuk ini tidak berlarut-larut.

“Intinya kami minta masalah pupuk ini segera diselesaikan oleh seluruh pihak terkait. Kasihan petani, jangan dibebani masalah pupuk terus, segera selesaikan apa problem sebenarnya,”tutupnya. [tim]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *