
Maduraexpose.com— Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, jagat maya diramaikan oleh tren mengibarkan bendera dengan logo bajak laut dari anime populer One Piece. Gambar-gambar viral di media sosial menampilkan bendera ini terpasang di tiang-tiang rumah, seolah menyaingi dominasi bendera Merah Putih.
Namun, di tengah riuh fenomena digital tersebut, sebuah pemandangan kontras justru terlihat nyata di ujung timur Pulau Madura. Di Sumenep, pernak-pernik dan bendera Merah Putih tidak tergeser oleh tren global. Sebaliknya, lapak-lapak penjual bendera musiman justru menjamur, menjadi pemandangan yang menghiasi hampir setiap sudut jalan utama kota.
Tim investigasi kami menelusuri beberapa ruas jalan protokol seperti Jalan Trunojoyo, Jalan Dr. Cipto, dan Jalan Diponegoro. Di sana, puluhan penjual mendirikan lapak sederhana mereka, menjajakan berbagai atribut kemerdekaan. Mulai dari bendera berukuran mini hingga raksasa, umbul-umbul panjang, background untuk pagar, hingga hiasan dekoratif lainnya—semuanya didominasi oleh warna merah putih yang membangkitkan semangat kebangsaan.
“Biasanya pembeli baru ramai di awal Agustus. Tapi tahun ini lebih cepat,” tutur Dadan, salah satu penjual yang ditemui di Jalan Dr. Cipto. Pria yang telah lima tahun menjalankan usaha musiman ini mengamati bahwa antusiasme masyarakat Sumenep terasa lebih awal.
Menurutnya, bendera berukuran sedang, yaitu 60 x 90 sentimeter dan 100 x 150 sentimeter, menjadi dagangan yang paling laris. Dadan mengungkapkan alasan di balik popularitas ini, “Ukuran sedang itu praktis dan gampang dipasang di pagar atau tiang bambu. Harganya juga tidak terlalu mahal.”
Bagi Dadan dan para pedagang musiman lainnya, berjualan bendera bukan hanya sekadar mencari rezeki, tetapi juga menjadi cara mereka turut serta menyemarakkan HUT RI. Meski hanya berlangsung sekitar sebulan, penghasilan dari berjualan bendera ini sangat membantu.
“Lumayan. Bisa bantu mencukupi kebutuhan sekolah anak,” ungkapnya dengan senyum.
Fenomena ini menunjukkan bahwa di balik tren digital yang bersifat sementara, semangat nasionalisme dan penghormatan terhadap simbol negara tetap mengakar kuat di hati masyarakat. Di Sumenep, bendera merah putih tidak hanya sekadar kain, melainkan simbol yang hidup, menggerakkan roda ekonomi, dan mempersatukan rasa cinta tanah air jelang perayaan kemerdekaan.

![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Dirut BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar saat memberikan edukasi mengenai literasi dan inklusi keuangan syariah di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04). [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776314955/bprs-bhakti-sumekar-talkshow-inklusi-keuangan-syariah-2026_bwbizz.jpg)


![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)