
Sumenep, Madura Expose – Di tengah kepanikan publik yang diterpa terik matahari, dan kekhawatiran akan air yang semakin menipis, sebuah suara membongkar tumpukan asumsi. Di ruang siar Pro1 RRI Sumenep, Kepala BMKG Trunojoyo, Ari Dwijayanto, dengan tenang melontarkan fakta yang mengejutkan: musim kemarau di Sumenep tahun ini adalah ‘kemarau paling normal’ yang kita rasakan dalam lima tahun terakhir.
Jutaan pasang mata mungkin merasakan seolah-olah kemarau ini adalah awal dari kekeringan ekstrem, sebuah malapetaka yang akan melumat lahan pertanian. Namun, Ari Dwijayanto mematahkan narasi itu. Ia menjelaskan bahwa anomali awal musim kemarau, yang sempat diselingi hujan, tidak lantas menandakan datangnya bencana. Ini hanyalah bagian dari pola siklus alamiah yang jauh dari kata “ekstrem”.
Menggali Masa Lalu yang Penuh Kejutan
Data-data yang tersimpan di arsip BMKG seolah membisukan kekhawatiran. Tahun 2022, Sumenep justru menikmati “kemarau basah” yang memanjakan, sebuah kontradiksi yang mencengangkan. Sebaliknya, tahun 2021 menjadi saksi bisu, di mana Agustus berlalu tanpa setetes hujan pun, sebuah kemarau kering sempurna yang tak terhindarkan.
“Jika dilihat dari tren lima tahun terakhir, kondisi kita masih tergolong normal,” ujar Ari kepada Wartawan, memaparkan fakta yang menentang intuisi. Tahun 2020 adalah anomali sesungguhnya, di mana hujan turun hampir setiap bulan, membuat kemarau seolah tak pernah datang.
Namun, untuk tahun ini, Agustus diperkirakan akan menjadi bulan tanpa hujan, dan itu adalah sebuah ‘rezeki’. Ini bukan kutukan, melainkan sebuah pertanda bahwa siklus musim sedang berjalan pada rel yang seharusnya.
Ancaman di Balik Kenormalan
Meskipun segala indikator ilmiah menunjuk pada kondisi normal, BMKG tak lantas berdiam diri. Di balik narasi yang menenangkan ini, terselip peringatan keras yang tak boleh diabaikan. Masyarakat dan pihak terkait diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kekeringan. Bahaya itu tetap mengintai, terutama di wilayah-wilayah yang secara historis rawan.
Pernyataan BMKG ini menjadi pengingat yang mengerikan: bahkan dalam “kenormalan” sekalipun, alam punya caranya sendiri untuk menguji kita. Kemarau yang dianggap biasa ini, bisa jadi justru menjadi cambuk bagi mereka yang lengah. [dbs/gim/tim]

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)