Ada Warga Gunakan Uang Palsu di Pasar Murah Desa Rombiya Barat

0
1556

MADURA EXPOSE– Pelaksanaan pasar murah yang digelar Pemkab di Desa Rombiya Barat, Kecamatan Ganding hampir saja menimbulkan keributan dengan ulah seorang perempuan muda berjilbab dengan bawahan sarung khas wanita.

Razak, salah satu panitia kepada MaduraExpose menyebutkan, ditengah sibuknya panitia melayani penjualan sembako murah di Desa Rombiya Barat, Kecamatan Ganding, Sumenep, tiba-tiba datang seorang calon pembeli perempuan berjilbab menyodorkan uang pecahan seratus ribuan, Rabu (22/06/2016).

“Mbak, sampean ini dapat uang dari mana. Kayaknya uang sampean palsu, kalau tidak percaya ayo saya bandingkan dengan uang asli ini. Uang asli itu kalau dikepal langsung balik, kalau uang sampean ini langsung lembek, ini pasti palsu”ujar Razak menceritakan kejadian tersebut kepada MaduraExpose.com, Kamis (23/06/2016).

Masih menurut Razak, pembeli yang diduga menggunakan uang palsu di pasar murah tersebut, diduga memiliki ilmu hipnotis hingga membuatnya lupa menanyakan nama dan alamat perempuan tersebut.

“Biasanya kalau ada hal seperti itu langsung saya foto dan saya tanya nama dan alamatnya. Heran juga saya kemarin lupa mengabadikan wajahnya. Cuma saat saya tanya dari mana dapat uang palsu itu, dia tampak tenang sambil tersenyum dan bilang uang kembalian dari toko,”imbuhnya memnceritakan lebih detil.

Pihaknya mengaku tak habis pikir dengan pengakuan perempuan itu, yang mengatakan uang palsu itu didapat dari uang kembalian dari salah satu toko di kawasan Ganding.

“Saya sempat terhenyak dan baru sadar dengan jawaban perempuan itu. Mana mungkin ada uang kembalian dengan pecahan seratus ribuan. Apa ada uang pecahan satu juta? nggak mungkin juga khan. Orang itu pasti pakai uang palsu,” pungkasnya. [ferry/Red]