Sudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega OtomotifJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena FashionMPOTURBO Akses Situs Resmi Terpercaya 2025prediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaSekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifybudaya dan alam sulawesi baratSekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah PemudaBalai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan DIYAloha4daloha4daloha4daloha4dbimahokiKiyo4dkiyo4dkiyo4danalisis efisiensi rtp peluang menangevaluasi rtp dan pola kemenanganinterpretasi data rtp sebagai indikatormodel prediktif stabilitas permainan digitalpanduan probabilistik distribusi kemenangan digitalpendekatan matematis membaca pola kemenanganstrategi adaptif berbasis data untukstrategi dinamis meningkatkan efisiensi rtpstrategi optimal berbasis risiko danstrategi optimalkan peluang berbasis datatekanan berkala scatter siklus terukurpola respons mesin bonus tersembunyibonus ekstrem teknik taruhan ministrategi modal minim multiplier maksimumtrik putaran acak validasi lonjakanritme ultra pelan bonus modal terbatasstrategi peluang bonuspola zig zag efisien picu bonuseksperimen asimetris korelasi sistemriset pola visual kemenanganrahasia petir emas dahsyatteknik perkalian nilai besarbocoran formasi dewa yunanistrategi emas kekuatan petirmemahami ritme cahaya konsistenmetode bonus statistik tajamseni mengelola risiko psikologimetode ilmiah ritme sistemkombinasi strategi analisis dataanalisis harian konsistensi permainannilai kecil diam diam melonjak tiga kalisaldo mengalami perubahan drastis tujuh hariakun diabaikan mengalami kenaikan signifikan perlahansaldo sisa diam diam mengalami lonjakannilai terabaikan kini terlihat lebih signifikanperubahan signifikan terlihat pada nilai sekarangistana777peluang akun semakin menjanjikan sekarang nilai kecil kini menjadi signifikan lima hariperubahan signifikan terjadi pada saldo tiga hariakun tiba tiba terlihat lebih besaradaptasi waktu sebagai kunci keputusan logisdesain visual mempengaruhi persepsi pola gamemenata strategi bermain stabil berkelanjutancara tenang mengatur ritme bermain terkendaliframework monitoring berkala strategi berbasis datametodologi dinamis optimalkan statistik konsistensi performapendekatan kuantitatif uji stabilitas return objektifpendekatan multidimensi modern strategi mahjongwaysteknik evaluasi sistematis minimalkan risiko rasionalteknik fokus mental antisipasi risiko momentumstrategi pola timing dan pembukaanmetode analitis untuk pola optimalkonsistensi dan ketahanan mental hidupanalisis perubahan sosial ekonomi pemudapendekatan makro pengendalian risiko berulangteknik analisis pola permainan pemainstudi empiris faktor kebiasaan sehariharistrategi modal minim terstrukturprioritas rtp untuk keputusan pemulaevaluasi data rtp dalam perubahan sistemanalisis probabilitas pola permainan digitalcara efektif mengoptimalkan permainan digitalcara membaca distribusi hasil gamemodel analisis risiko dan imbalpendekatan ekonomi digital dalam mengukurrahasia pola kemenangan game onlinestrategi adaptif analisis data menangstrategi data digital untuk meningkatkanstudi perilaku menang game digitalteknik membaca pola game digitalstudi kasus pemula memahami polaedukasi admin dan mekanisme permainanperubahan psikologis pemain hiburan digitalanalisis pengalaman pengguna digitalklarifikasi kesalahan interpretasi sistem permainanstrategi berpikir sistematis untuk stabilitaspengaruh gaya bermain dan stabilitasidentifikasi pola umum perilaku pemainanalisis periode bermain konsistenadaptasi irama sistem digitalanalisis data mingguan pola permainan stabilpemahaman pola harian untuk kontrol ritmeidentifikasi pola waktu strategi pemainpengaruh gaya ahli untuk pemulaperan pola waktu awal permainanevaluasi tren permainan terbaru popularitaskorelasi segmentasi sesi dengan performaanalisis pola berpikir strategi terukurefisiensi dan keamanan modal terbatasdinamika pola digital jangka panjangformulasi pola terkunci rtp profitstrategi akhir periode keuntungananalisis lonjakan rtp pola barupemahaman pola awaloptimasi parameter parlaytransformasi strategi profitsintesis kombinasi numerikkerangka strategis outputinovasi strategi starlight princessadaptasi pola baru strategideteksi sinyal transisi faseoptimasi rotasi gamesistem ritme modernanalisis ritme mahjong waysmanajemen waktu keuntunganintegrasi akhir periode hasiloptimalisasi fitur permainan profitpola starlight princess kemenangankonsistensi strategi profitdisiplin analitis output maksimaladaptasi pola pikir terhadap perubahanevolusi strategi pemula berpengalamandampak pembaruan pola pada pemahaman sistemidentifikasi pola tersembunyi strukturpola berpikir terstruktur untuk stabilitaspendekatan analitis adaptif perubahan sistem efektivitas bermain terarah konsistensi hasilkorelasi aktivitas dan performa harianpemodelan waktu bermain sistem harianpopularitas pola konsisten komunitas pemainanalisis pola kemenangan game digitalanalisis strategi bermain efisiencara memahami variasi permainan digitalcara mengoptimalkan strategi bermain gameoptimalisasi kemenangan data analisis perilakupendekatan statistik menang konsistenstrategi adaptif berbasis data digitalstrategi analisis distribusi kemenanganstrategi analitik game interaktifstrategi memahami pola permainan digitalritme tetap stabil dan terarahpola simbol isyarat awalmetode ilmiah mengurai aktualeksplorasi data konsistensi performaanalisis spektral lebih jelastaktik adaptif variansi datapanduan lengkap modern komplekssimulasi keuntungan berbasis datapendekatan probabilistik secara dalamkerangka analitik yang tepateksperimen perilaku tidak umum konsistensistudi pola viral strategi ritme digitalvalidasi respin peningkatan peluang konsistenpola progressive terstruktur distribusianalisis teknologi stabil optimalisasikorelasi simbol wild repetisi probabilitasanalisis pola waktu efisiensi maksimal datastudi prediktif visual eksternal aktivasi sistemstrategi adaptif olympus efek domino returneksperimen siklus mahjong stabilitas probabilitasanalisis pola kemenangan game digitalanalisis strategi bermain efisiencara memahami variasi permainan digitalcara mengoptimalkan strategi bermain gameoptimalisasi kemenangan data analisis perilakupendekatan statistik menang konsistenstrategi adaptif berbasis data digitalstrategi analisis distribusi kemenanganstrategi analitik game interaktifstrategi memahami pola permainan digitalanalisis probabilitas algoritma dopaminstudi komparatif penguatan intermitendinamika pseudo random emosionaleksplorasi matematika fraktal peluangprobabilitas terfragmentasi simbol dinamisstudi rng ekosistem virtualteorema peluang fluktuasi hasilperspektif kuantum keberuntungan sistempola acak neuroplastisitas otakstudi rng performa sistemstrategi terkontrol performa game onlinestudi algoritma multipliertransformasi visual era sinematikanalitik rtp kelola risiko efektifdata rtp pola ritme santai konsistenfenomena simbol awal alur sesi permainanformula disiplin bermain stabilgrafik momentum pola tersembunyi ambisimemahami rtp tanpa biaspemanfaatan rtp rng pendekatan ilmiah

Ada Apa dengan Poligami, Mengapa Dihebohkan Lagi?

Terbit: 2 Oktober 2021 | 12:29 WIB

Oleh:

Dr. Adian Husaini (www.adianhusaini.id)

KAMIS (30/9/2021) pagi, sejumlah media massa online di Indonesia bukan hanya diramaikan oleh berita tentang sejarah kekejaman PKI, tetapi juga diwarnai dengan berita tentang imbauan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tentang poligami. Berita anjuran poligami itu beredar secara viral di sejumlah group WA. Bahkan menjadi berita yang banyak mendapat tanggapan. Tetapi, tiba-tiba, petang harinya, beredar berita baru, bahwa: “Dewan Syariah PKS Cabut Anjuran Poligami!” (selengkapnya https://news.detik.com/…/dewan-syariah-pks-cabut…).

Disebutkan dalam berita itu, bahwa Ketua Dewan Syariah Pusat PKS, Surahman Hidayat, mencabut Tazkirah Nomor 12 tentang Solidaritas Terdampak Pandemi yang salah satu poinnya anjuran berpoligami bagi anggota PKS laki-laki yang telah mampu dan siap beristri lebih dari satu. PKS meminta maaf karena telah membuat gaduh politik dengan adanya program tersebut.
“Setelah kami mendapat berbagai masukan dari pengurus, anggota, dan masyarakat secara umum, kami memutuskan untuk mencabut anjuran poligami tersebut. Kami memohon maaf jika anjuran ini membuat gaduh publik dan melukai hati sebagian hati masyarakat Indonesia,” kata Surahman dalam keterangannya, Kamis (30/9/2021).

Surahman menjelaskan, PKS saat ini ingin berfokus pada penanganan pandemi. Bagi PKS, fokus saat ini adalah ingin meringankan beban ekonomi masyarakat yang terkena dampak pandemi, terutama anak-anak yatim.

“Perhatian utama kami adalah membantu meringankan kesulitan ekonomi masyarakat akibat terdampak pandemi,” ujarnya. Surahman menegaskan, PKS terus menyukseskan program penanganan pandemi dengan membagikan 1,7 juta paket sembako bagi masyarakat yang kesulitan ekonomi.

“Saatnya kita turun tangan dengan program yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat,” tuturnya. PKS sangat terbuka untuk menerima masukan dari berbagai pihak di masyarakat. PKS juga berterima kasih atas kritik dari publik terkait program dan anjuran yang dilakukan PKS.

“PKS mengucapkan terima kasih atas masukan, kritik, dan saran dari semua pihak; dan ini merupakan bentuk perhatian yang besar dari publik terhadap jalannya organisasi partai ini,” pungkasnya.
*****

Jika ditelaah, tidak ada yang salah dengan imbauan PKS tentang anjuran poligami itu. Toh, anjuran itu ditujukan kepada orang yang mampu, dalam rangka menolong orang yang kesusahan. Apa salahnya dengan imbauan semacam itu? Dan mengapa PKS merasa perlu untuk mencabutnya?

Sikap pimpinan PKS yang mencabut imbauan poligami itu tampaknya disebabkan kuatnya kritik terhadap hal itu. Maklum, di zaman kini, gelombang penolakan terhadap poligami dikaitkan dengan program Pengarusutamaan Gender dan pemberdayaan perempuan. Poligami dianggap sebagai bentuk penindasan laki-laki terhadap perempuan.

Dan memang, inilah alasan PKS untuk mencabut anjuran poligami itu: “Setelah kami mendapat berbagai masukan dari pengurus, anggota, dan masyarakat secara umum, kami memutuskan untuk mencabut anjuran poligami tersebut. Kami memohon maaf jika anjuran ini membuat gaduh publik dan melukai hati sebagian hati masyarakat Indonesia.”

Jadi, ada hati yang terluka oleh imbauan poligami tersebut. Hati siapakah yang luka? Wallaahu A’lam bish-shawab.
Dalam catatan sejarah, perdebatan tentang poligami telah ikut mewarnai sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Bahkan, sebelum kemerdekaan RI, perdebatan soal ini pun sudah mencuat. Pada tahun 1937, seorang cendekiawan Muslim Indonesia bernama Mr. Yusuf Wibisono, menulis sebuah buku berjudul “Monogami atau Poligami: Masalah Sepanjang Masa”.

Yusuf Wibisono sendiri tidak berpoligami. Ia adalah seorang tokoh Masyumi, tokoh ekonomi, keuangan dan perbankan. Dia pernah menjadi menteri keuangan pada 1951-1952. Hidupnya sangat bersahaja. Hingga istrinya meninggal, dia tidak punya rumah pribadi.

Perdebatan soal poligami mencuat pada tahun 1932, saat Soewarni Pringgodigdo, menulis artikel tentang poligami di Koran ‘Suluh Indonesia Muda’. Ia memberikan kritikan keras terhadap poligami. Menurut Soewarni, poligami adalah hal yang nista bagi wanita, dan bahwasanya Indonesia merdeka tak akan bisa sempurna, selama rakyatnya masih menyukai lembaga poligami.

Mr. Yusuf Wibisono memberikan bukti-bukti ilmiah tentang keunggulan pandangan Islam yang membuka pintu poligami dengan syarat-syarat tertentu. Sistem ini merupakan ‘jalan tengah’ dari sistem perkawinan kuno yang tidak memberi batasan poligami atau sistem Barat yang menutup pintu poligami sama sekali.

Dalam pengantarnya untuk edisi Indonesia, tahun 1980, Yusuf Wibisono menulis bahwa, “Saya rasa umat manusia akhirnya akan dihadapkan kepada dua pilihan yang tidak bisa dihindari yakni poligami legal atau poligami tidak legal (gelap). Islam memilih poligami legal, dengan pembatasan-pembatasan yang mencegah penyalahgunaan kekuasaan kaum pria, sehingga lembaga poligami ini betul-betul merupakan kebahagiaan bagi masyarakat manusia, di mana dia sungguh-sungguh diperlukan.’’

Yusuf Wibisono mengutip tulisan seorang ilmuwan bernama Leonard yang menulis: “In a great measure polygamy is much more a theoretical than a practical institution. Not one on twenty Moslems has even two wives. In any case it is not the proper and legitimate practice of polygamy, but in the abuse of it that the evil lies.” (Pada umumnya poligami lebih merupakan lembaga teoritis daripada praktis. Tidak ada satu dari duapuluh orang Islam beristri bahkan lebih dari seorang. Setidak-tidaknya keburukannya tak terletak dalam berpoligami menurut hukum, akan tetapi dalam penyalahgunaan poligami).

Poligami adalah bagian dari ajaran Islam. Tetapi penerapannya harus sesuai dengan syariat Islam dan dilakukan dengan adil dan bijaksana. Presiden Soekarno berpoligami. Banyak perempuan bangga menjadi istri Presiden Soekarno.
Jadi, masalahnya bukan pada soal poligami. Tapi, pada persepsi, tujuan, dan penerapan poligami itu sendiri.

Poligami bukan urusan individu masyarakat. Tetapi, negara pun berkepentingan dengan konsep poligami. Untuk orang-orang yang superhebat seperti Presiden Soekarno, justru poligami membawa kebaikan bagi bangsa. Buktinya, banyak anak Presiden Soekarno yang bangga menjadi anak Bung Karno, dan tidak menolak poligami ayahnya.

Jika Presiden PKS menawarkan diri untuk berpoligami – untuk kemaslahatan umat dan bangsa, serta karena dipaksa oleh istrinya — saya menduga kuat, akan banyak perempuan mendaftar sebagai calon istri Presiden PKS. Jika tidak percaya, silakan dicoba! Wallahu A’lam bish-shawab.*

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Lebaran dr. Tifa: Antara Langkah Sunyi, Luka yang Sakral, dan Kemenangan Hati

Terbit: 19 Maret 2026 | 20:10 WIB SUMENEP – Di tengah gempita perayaan Idul Fitri 1447 H, sebuah pesan kontemplatif datang dari sosok intelektual dr. Tifauzia Tyassuma (dr. Tifa). Melalui…

Mudik 2026: Komisi VI DPR RI Soroti Kegagalan Mitigasi BUMN Karya di Jalur Krusial

Terbit: 17 Maret 2026 | 23:21 WIB JAKARTA – Arus mudik Lebaran 2026 yang seharusnya menjadi momentum kebahagiaan nasional, kini berubah menjadi ujian kesabaran bagi jutaan masyarakat. Kendala klasik berupa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *