Achmad Fauzi Kembali Nakhodai DPC PDIP Sumenep 2025–2030, Targetkan 13 Kursi DPRD

Terbit: 21 Desember 2025 | 12:57 WIB

MaduraExpose.com – Dinamika politik di ujung timur Pulau Madura kembali memasuki babak baru. Achmad Fauzi Wongsojudo secara resmi kembali dipercaya untuk memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep masa bakti 2025–2030.

Keputusan strategis tersebut ditetapkan dalam gelombang Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan yang berlangsung khidmat di Surabaya, Sabtu (20/12/2025). Selain itu, terpilihnya kembali Achmad Fauzi menandai babak keberlanjutan kepemimpinan partai berlambang banteng moncong putih di Bumi Sumekar.

Evaluasi Target dan Komitmen Organisasi

Meskipun dinilai sukses menjaga soliditas internal pada periode sebelumnya, Achmad Fauzi tetap memberikan catatan kritis terhadap performa elektoral partai. Sebagai contoh, ia secara terbuka mengakui bahwa pada Pemilu Legislatif lalu, PDI Perjuangan Sumenep hanya meraih 11 kursi dari target awal 13 kursi DPRD.

“Kami sempat menargetkan 13 kursi, tetapi yang berhasil diraih 11 kursi. Oleh karena itu, ini menjadi evaluasi penting bagi kami, dan kami mohon maaf karena target belum tercapai secara maksimal,” tegas Fauzi dalam keterangannya pasca-pelantikan.

Lebih lanjut, Fauzi menjelaskan bahwa ke depan pihaknya akan memasang target yang lebih realistis namun tetap ambisius. Maka dari itu, PDI Perjuangan Sumenep kembali mematok target 13 kursi DPRD pada kontestasi mendatang guna memperkuat posisi tawar partai di legislatif.

Konsolidasi Internal dan Wajah Baru Pengurus

Di sisi lain, Fauzi memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus demisioner atas dedikasi mereka selama lima tahun terakhir. Bahkan, sebagai upaya penguatan struktur, sejumlah kader senior dipastikan kembali masuk dalam jajaran pengurus harian.

“Beberapa kader yang sebelumnya berada di posisi berbeda, seperti Haji Zainal dan rekan-rekan lainnya, kini kembali memperkuat struktur. Hal ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi agar partai semakin solid dan adaptif,” imbuhnya.

Rep.: Nayadana Putri

Red. Ferry Arbania

  • Avatar

    administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Diplomasi “Smart Kampung” Anas: Transformasi Birokrasi dari Banyuwangi ke Kabinet

    Terbit: 17 Maret 2026 | 19:28 WIB JAKARTA – Perjalanan karier Abdullah Azwar Anas dari Senayan menuju kursi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bukan sekadar cerita tentang…

    Dari Sudut Kota Tua Sumenep Menuju Puncak Senayan: Kisah Inspiratif Said Abdullah Sang ‘Raja Suara’ Nasional

    Terbit: 27 Januari 2026 | 03:43 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Nama Said Abdullah kini tercatat dalam tinta emas sejarah politik Indonesia. Menjadi peraih suara tertinggi nasional dengan koleksi 528.815 suara…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *