PKL Taman Buga Sumenep

MADURA EXPOSE– Ketua Aktivis Anti Korupsi Sumenep (AAKS) menyayangkan sikap Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi yang dengan bangga mengamini keinginan Bupati yang merecanakan relokasi PKL Taman Bunga usai lebaran Idul Fitri 1437 H.

Menurutnya, sebagai pejabat yang diusung oleh mayoritas kalangan anak muda, harusnya Fauzi lebih banyak mendengarkan masukan-masukan positif dari kalangan anak muda yang selama ini mendukung penuh kepemimpinannya.

“Namun sayang Wabup Fauzi itu tak pernah mau mendengarkan masukan dari kalangan anak muda. Malah kesannya dia lebih mendengarkan para “pembisiknya” yang terkesan ABS,” ujar Farid Azziyadi, Ketua AAKS kepada Madura Expose, Sabtu (02/07/2016).

Farid menambahkan, sikap ngotot Wabup Sumenep yang hendak merelokasi PKL Taman Bunga ke Lapangan Giling Sumenep itu dinilai tidak populis karena hal tersebut menjadi kewenangan Bupati Busyro Karim.

“Wabup memang mengaku sudah dipasrahi Bupati Busyro untuk merelokasi PKL Taman Bunga. Kenapa tidak Bupatinya saja yang menyampaikan sendiri ke publik. Dalam tataran politik, saya melihat ada jebakan batman. Coba cek kelapangan, banyak PKL malah menghujat karena belum ada Perda PKL nya,” imbuhnya.

Mantan Bendahara PMII Cabang Pamekasan ini mendesak Wabup untuk mempertimbangkan kembali rencana relokasi PKL tersebut atau kosekuensinya akan kehilangan kekuatan besar yang selama ini mendukung penuh.

“Wabup harus menyampaikan kepada Bupati agar relokasi digagalkan demi kepentingan masyarakat kecil yang sudah puluhan tahun bertaruh nasib di taman Adipura,”pungkasnya.

Sebelumnya, AAKS melakukan audiensi ke Kantor Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (28/6/2016) lalu dengan agenda mempertanyakan rencana relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) taman bunga (TB) atau Taman Adipura. Dalam pertemuan itu hanya dihadiri oleh Wabup Fauzi sedang Bupati Busyro berhalangan hadir.

Usai audiensi, Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi kembali memberi penegasan, bahwa Bupati sudah mendelegasikan masalah PKL itu kepada pihaknya. Keponakan Said Abdullah, Anggota DPR RI itu malah dengan bangga bilang, bahwa relokasi PKL Taman Bunga sudah harga mati.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

“Sudah pasti direlokasi, dan sudah tidak ada masalah dalam proses relokasinya. Kalau tidak ada kendala habis lebaran sudah direlokasi. Dan mengenai Perda PKL masih akan kami koordinasikan dengan Bupati,”ujarnya tanpa beban. [Ferry/Dbs]