Fakta Pembakaran Masjid Tolikara di Pelintir Media Sekuler

Terbit: 26 Juli 2015 | 13:23 WIB

Kasus pembakaran Masjid Baitul Muttaqin di Tolikara Papua mendapat perhatian serius dari Ustadz Arifin Ilham. Bersama para ulama, pemimpin Majelis Adz Dzikra ini membentuk Komite Umat untuk Tolikara Papua yang merupakan gabungan ulama dan ormas Islam.

“insyaa Allah (dengan Komite Umat untuk Tolikara Papua, red) lebih fokus penyelesaian kasus pembakaran Masjid Baitul Muttaqin dan pembangunan kembali masjid di Tolikara Papua yang telah dibakar oleh kelompok anti-toleransi, radikal teroris GIDI (Gereja Injil di Indonesia),” kata Ustadz Arifin Ilham melalui fan page Facebook-nya.

Ustadz Arifin Ilham mengungkapkan, kasus pembakaran Masjid Baitul Muttaqin di Tolikara Papua banyak diputarbalikkan oleh media sekuler dan kelompok anti-Islam.

“Terlalu banyak opini liar yang diputarbalikan oleh media sekuler dan kelompok anti Islam,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ustadz Arifin Ilham meminta agar tidak mengarahkan istilah teroris kepada Islam. Karena buktinya, pelaku teror di Tolikara ini adalah non muslim.

“Jangan selalu diarahkan teroris itu untuk umat Islam!,” tegasnya. “Ini jelas gerakan teroris, anti toleransi, anarkis, radikal, tidak beradab di saat umat Islam merayakan Idul Fitri.”

Ustadz Arifin Ilham juga meminta umat Islam agar bersatu dan tidak terprovokasi. Kepada pemerintah, ia meminta segera menangkap pelaku teror tersebut.

 

[Ibn/BsD]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *