Arus Mudik, Waspadai 13 Titik Paling Rawan Ini

Terbit: 17 Juli 2015 | 08:08 WIB

Maduraexpose.com

Mudik ke kota kota wilayah Jawa Timur di lebaran kali ini? Maka Anda harus mewaspadai 13 titik kemacetan, baik jalur utara maupun jalur selatan, dari mulai masuk Bojonegoro, masuk dari Ngawi hingga sampai Banyuwangi.

Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Provinsi Jawa Timur telah mengimbau pemudik untuk mewaspadai 13 titik rawan macet dan diharapkan untuk menghindarinya, sekaligus memilih jalur-jalur alternatif.

“Ada 13 titik rawan kemacetan di Jatim ini yang harus diwaspadai para pengendara saat musim arus mudik dan balik 2015,” ujar Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Jatim Wahid Wahyudi.

Titik-titik tersebut tiga di antaranya di Jalur Pantai Utara (Pantura), yakni di Pasar Tambak Boyo (Tuban), Pasar Babat dan Duduk Sampeyan (Lamongan). Kemudian jalur Simpang Medaeng ke arah Kletek di Kabupaten Sidoarjo yang kerap terjadi kepadatan lalu lintas.

Kondisi serupa akibat kepadatan lalu lintas juga terjadi di jalur Purwosari-Karanglo-Kepanjen dan jalur Karanglo-Batu. Berikutnya, di Persimpangan Tol Pandaan juga rawan terjadi kemacetan karena terdapat ‘crossing u-turn’ di sekitar Taman Dayu.

Selain itu, Pasar Lawang di Malang juga menjadi salah satu titik rawan kemacetan karena kendaraan yang melintas mayoritas memperlambat lajunya akibat banyaknya kendaraan yang akan berhenti ke pasar.

Rawan kemacetan juga terjadi di jalur Guyangan-Bagor-Saradan-Caruban akibat adanya empat perlintasan kereta api, tikungan, tanjakan dan kepadatan lalu lintas di dua jalur. Simpang Tiga Mengkreng juga rawan karena terdapat perlintasan kereta api, jembatan yang menyempit, serta pedagang laki lima.

Penyempitan jalan dan lalu lintas padat sehingga membuat titik rawan macet di Jatim juga terjadi di Simpang Empat Kenanten. Sedangkan, titik rawan macet lainnya ada di wilayah Madura di Kabupaten Bangkalan, yakni di Pasar Tanah Merah dan Pasar Blegah akibat adanya pasar tumpah dan memaksa pengendara memperlambat lajunya.

“Satu lagi ada di Probolinggo atau tepatnya di Pasar Ranuyoso,” ujar Wahid. (Sudi)

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *