Wanita Sampang Jadi Korban Upaya Perkosaan di Yaman

Terbit: 6 Juli 2015 | 13:20 WIB

Sampang, MaduraExpose.com- Jumani (40) warga Desa Jalgung Kecamatan Robatal, ibu kandung dari korban penganiayaan di Yaman atas nama Dewi Wulandari (24) mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten Sampang.

Ibu kandung korban yang didampingi Ketua LSM Madura Development Watch (MDW) bertemu dengan Wakil Bupati Fadhilah Budiono dan pihak Dinsosnakertrans setempat, Senin (6/7/2015).

Dewi dikabarkan menjadi korban penganiayaan dan disekap, yang diduga dilakukan oleh adik iparnya di Yaman.

Berdasarkan informasi yang dirangkum Madura Expose, Dewi berkeluarga dengan orang Yaman, Suami korban selama beberapa bulan ini bertugas di Mekkah. Pada saat tidak ada orang di rumah itu, adik iparnya mencoba memaksa untuk melakukan tindakan yang amoral, nah kemudian karena dia (korban) tidak mau akhirnya dipukul sampai luka-luka, hal itu diketahui setelah Dewi sempat mengirimkan gambar melalui WhatsApp kondisinya dia yang sedang luka-luka.

‎Jumani mengaku sedih mendengar kabar tersebut dan pihaknya berharap kepada Pemkab setempat untuk ikut membantu agar Dewi bisa segera kembali ke daerah asal bersama dua anaknya.

“Ya sedih banget pak, katanya sudah dua hari ini gak bisa dihubungi, saya berharap agar anak dan cucu saya kembali ke Desa berkumpul lagi dengan keluarga,” ucapnya.

Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinsosnakertrans Sampang Bisrul Hafi mengatakan, pihaknya sudah menghubungi Kementerian Luar Negeri untuk melacak keberadaan korban.

” Ya mudah-mudahan segera dapat jawaban dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu),” paparnya.

Sementara itu Ketua LSM MDW Tamsul menambahkan, situasi konflik di Yaman kemungkinan menjadi salah satu penyebab sulitnya menemukan keberadaan Dewi.

(ron/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *