Bohongi Publik, Greja Cipinang Muara Terancam di Bongkar

Terbit: 30 Juni 2015 | 04:33 WIB

MaduraExpose.com- Kalangan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Indonesoia (HMI) sengaja melakukan aksi turun jalan sebagai protes terhadap Dinas Perijinan dan Pembangunan Kota Madya Jakarta Timur, terkait pembangunan sebuah rumah yang beralih fungsi menjadi rumah ibadah atau Greja.

Mahasiswa pengunjuk rasa bilang, aksi itu dilakukan sebagai bentuk upaya membantu menegakkan Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta ata bangunan-bangunan liar yang tidak mengantongi ijin mendirikan bangunan (IMB).

“Pendirian rumah ibadah (Greja) ini terjadi di kawasan Cipinang Muara, Jalan Catur Tunggal-Jatinegara Jakarta Timur. Penyelenggaraannya tidak memiliki ijin, tanpa melalui musyawarah terhadap RT/RW dan tokoh masyarakat setempat. Kejanggalan kasus ini terjadi sejak tahun 2013 lalu”, ujar Agus Harta, Korlap Aksi kepada MaduraExpose.com, Senin 29 Juni 2015.

Ia menambahkan, pendirian Greja ini juga dinilai sangat bertentangan dengan aturan hukum, yakni Surat Keputusan bersama (SKB 3 Mentri). Parahnya lagi, lanjut Agus, pihak Greja disnyalir sengaja melakukan Kebohongan terhadap publik berupa pemalsuan tanda tangan warga setempat, dengan berkeliling membagi-bagikan uang lalu dimintakan tanda tangan.

“Bohongnya ya itu dia, mereka bagi-bagi uang ke masyarakat sambil disuruh tanda tangan tanpa ada penjelasan kalau tujuannya untuk membangun Greja. Kami juga punya rekaman pihak kelurahan dengan warga yang merasa dibohongi”, tandasnya.

Pengunjuk rasa juga menuding Pemerintah kota Jakarta Timur, khususnya Dinas Perijinan dan Pembangunan (P2B) dinilai telah melakukan pembiaran terhadap bangunan (Greja) ilegal tersebut.

(Asp/Fer)

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

    Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *