HRS: Bela Iran Bukan Berarti Syiah, Jangan Jadi ‘Tukang Kafir’ yang Diadu Domba!

Terbit: 7 Maret 2026 | 04:43 WIB

MADURA EXPOSE, JAKARTA – Di tengah eskalasi geopolitik Timur Tengah yang mulai merembet ke Samudra Hindia, pimpinan Front Persaudaraan Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS), melontarkan seruan persatuan yang tajam namun menyejukkan. HRS mengingatkan umat Islam di Indonesia agar tidak terjebak dalam proyek “adu domba” global yang sengaja membenturkan mazhab Sunni dan Syiah untuk kepentingan kekuatan asing.

Dalam dawuh-nya yang terekam dalam kanal Islamic Brotherhood Television, HRS menegaskan bahwa membela Iran dalam konteks melawan agresi Israel dan AS bukan berarti seseorang berpindah menjadi Syiah. “Kalau ada yang bilang bela Iran, wah ini sudah kafir nih, ini bela Iran sudah Syiah… ini bela Iran bukan berarti Syiah Saudara,” tegas beliau [05:52].

Analisis Administrasi Teologis: Menangkal ‘Devide et Impera’ Modern

Dalam perspektif Administrasi Publik Keagamaan, narasi yang dibangun HRS merupakan bentuk Mitigasi Konflik Sektarian. Beliau secara ilmiah membedah bahwa fanatisme ekstrem, baik di kubu Sunni maupun Syiah, seringkali menjadi alat geopolitik pihak luar. “Sunni yang ekstrem dibiayai Amerika, Syiah yang ekstrem dibiayai Inggris, sengaja diadu supaya mereka ribut,” ujar HRS dengan nada peringatan [00:43].

Sikap tawasut (pertengahan) yang ditunjukkan HRS dalam mengulas sejarah bangsa Persia hingga peran Iran dalam membantu pejuang Palestina, menunjukkan nalar administrasi sejarah yang objektif. Beliau menepis narasi rasis “Majusi” dengan merujuk pada kemuliaan sahabat Salman Al-Farisi. Bagi HRS, ukhuwah Islamiyah harus melampaui sekat-sekat furu’ul akidah (cabang akidah) demi menghadapi musuh bersama penjajah dunia. Upaya ini menjadi krusial bagi ketahanan nasional Indonesia agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu sektarian yang diimpor dari luar negeri.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

BLUNDER FATAL TRUMP! BLOKADE HORMUZ HARGA MINYAK MELEDAK, PEMAKZULAN DI DEPAN MATA?

Terbit: 13 April 2026 | 22:45 WIB ISLAMABAD – Kegagalan perundingan damai di Islamabad antara Amerika Serikat dan Iran telah memicu “kiamat” energi global. Keputusan Presiden Donald Trump untuk mengirim…

PERUNDINGAN GAGAL! Trump Delusi, Abaikan Iran Kini Jadi Kekuatan Global Pilar Keempat

Terbit: 13 April 2026 | 01:30 WIB ISLAMABAD, MADURAEXPOSE.COM – Dunia kini berada di ambang konfrontasi besar setelah perundingan maraton selama 21 jam di Islamabad antara Amerika Serikat dan Iran…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *