Bukan di Timur Tengah, Presiden Muslim Pertama Benua Amerika Ternyata Ada di Karibia!

Terbit: 5 Maret 2026 | 04:53 WIB

MADURA, MaduraExpose.com — Di tengah narasi global yang sering kali menyudutkan identitas tertentu, sejarah mencatat sebuah anomali indah dari kepulauan Karibia. Noor Mohamed Hassanali, seorang ahli hukum berdarah India, tercatat dalam tinta emas sebagai Muslim pertama yang menjabat sebagai kepala negara di Benua Amerika, tepatnya sebagai Presiden Trinidad & Tobago selama dua periode (1987-1997).

Dalam perspektif Administrasi Publik dan Sosiologi Politik, kepemimpinan Hassanali adalah anomali yang menyejukkan. Meskipun Islam adalah agama minoritas di Trinidad & Tobago (hanya sekitar 6%), Hassanali berhasil memenangkan hati rakyat melalui integritas dan ketaatannya pada hukum. Salah satu kebijakan fenomenalnya yang mencerminkan etika publik adalah meniadakan minuman beralkohol di istana kepresidenan, sebuah langkah diskresi yang dihormati bahkan oleh rival politiknya.

Hassanali tidak hanya memimpin sebuah negara, ia memimpin sebuah Visi Toleransi. Warisannya kini tetap lestari, menjadikan Trinidad & Tobago sebagai salah satu negara dengan tingkat toleransi tertinggi, di mana Idul Fitri ditetapkan sebagai hari libur nasional selama tujuh hari—sebuah preseden yang jarang ditemukan di belahan barat dunia.

Mendiang Noor Hassanali wafat pada 25 Agustus 2006, namun namanya tetap menjadi mercusuar bagi wajah Islam yang inklusif, terpelajar, dan berwibawa di kancah internasional.

Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

BLUNDER FATAL TRUMP! BLOKADE HORMUZ HARGA MINYAK MELEDAK, PEMAKZULAN DI DEPAN MATA?

Terbit: 13 April 2026 | 22:45 WIB ISLAMABAD – Kegagalan perundingan damai di Islamabad antara Amerika Serikat dan Iran telah memicu “kiamat” energi global. Keputusan Presiden Donald Trump untuk mengirim…

PERUNDINGAN GAGAL! Trump Delusi, Abaikan Iran Kini Jadi Kekuatan Global Pilar Keempat

Terbit: 13 April 2026 | 01:30 WIB ISLAMABAD, MADURAEXPOSE.COM – Dunia kini berada di ambang konfrontasi besar setelah perundingan maraton selama 21 jam di Islamabad antara Amerika Serikat dan Iran…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *