Bedah Juknis MBG 2026: Mengapa Anggaran Operasional Makan Bergizi Capai Rp 3.000 per Porsi?

Terbit: 25 Februari 2026 | 19:43 WIB

MADURA EXPOSE – Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi meluruskan persepsi publik mengenai besaran anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini dipersepsikan sebesar Rp 15.000 per porsi untuk bahan makanan saja. Berdasarkan petunjuk teknis (juknis) terbaru, alokasi untuk bahan baku makanan sebenarnya berkisar antara Rp 8.000 hingga Rp 10.000.

Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa total anggaran per porsi memang mencapai Rp 13.000 hingga Rp 15.000, namun angka tersebut sudah mencakup komponen biaya operasional dan investasi fasilitas.

“Kami ingatkan kembali anggaran bahan makanan untuk balita hingga SD kelas 3 itu Rp 8.000 per porsi. Untuk SD kelas 4 ke atas hingga ibu menyusui sebesar Rp 10.000 per porsi,” ungkap Nanik dalam keterangan resminya, Selasa (24/2/2026).

Bedah Komponen Operasional Nanik merinci, selain bahan baku, terdapat alokasi Rp 3.000 per porsi untuk biaya operasional. Dana ini digunakan untuk menopang ekosistem Satuan Pelayanan (SPPG), mulai dari pembayaran listrik, gas, air, hingga insentif relawan pekerja dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Dana operasional juga mencakup BBM mobil MBG serta operasional tim SPPG agar distribusi makanan tetap terjaga standarnya,” tambahnya.

Investasi Fasilitas dan Sewa Peralatan Lebih lanjut, terdapat alokasi Rp 2.000 per porsi yang dikategorikan sebagai insentif fasilitas SPPG. Anggaran ini dialokasikan untuk sewa lahan, gudang, hingga penyediaan peralatan masak modern seperti steam rice dan freezer. Dengan asumsi setiap SPPG melayani 3.000 penerima manfaat, maka mitra penyedia mendapatkan insentif fasilitas sebesar Rp 6 juta per hari.

BGN menegaskan pihaknya tetap membuka diri terhadap laporan masyarakat jika menemukan menu MBG yang kualitasnya dianggap tidak sesuai dengan alokasi anggaran yang telah ditetapkan.

Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Presiden Prabowo Tinjau Gudang Bulog Magelang: Stok 7.000 Ton Aman, Kualitas Jadi Harga Mati

Terbit: 20 April 2026 | 13:30 WIB MAGELANG, MaduraExpose.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/04/2026). Langkah strategis…

Ultimatum Manis Menkeu

Terbit: 15 April 2026 | 20:00 WIB JAKARTA – Kebijakan fiskal terkait industri hasil tembakau kembali memasuki babak krusial. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, meluncurkan ultimatum strategis terhadap peredaran rokok…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *