Kejar Berkah Ramadan, Bupati Achmad Fauzi Pastikan Pelayanan Publik Sumenep Tetap “Gas Pol” Meski Jam Kerja Berkurang

Terbit: 20 Februari 2026 | 07:38 WIB

SUMENEP, MaduraExpose.com – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi disambut dengan penuh kebijakan menyejukkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep. Agar para abdi negara dapat menyeimbangkan antara kewajiban tugas dan kekhusyukan ibadah, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo resmi menyesuaikan jam kerja ASN.

Melalui Surat Edaran (SE) Bupati Nomor 7 Tahun 2026, jam kerja ASN dipangkas menjadi 32,5 jam per minggu. Namun, Bupati menegaskan bahwa “diskon” jam kerja ini bukan alasan untuk kendor dalam melayani masyarakat.

Ibadah Lancar, Pelayanan Tetap Prima

Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi ini menekankan bahwa penyesuaian ini adalah bentuk perhatian pemerintah agar ASN tetap bugar dan produktif saat menjalankan ibadah puasa.

“Jam kerja efektif itu berlaku bagi seluruh ASN di lingkup Pemerintah Daerah, baik yang melaksanakan tugas lima hari kerja maupun enam hari kerja selama Ramadan,” terang Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Kamis (19/02/2026).

Cek Jadwal Terbaru: Senin-Kamis Pulang Pukul 15.00

Bagi masyarakat yang ingin mengurus administrasi, penting untuk mencatat jadwal terbaru selama Ramadan ini:

1. Untuk Sistem 5 Hari Kerja:

  • Senin – Kamis: 07.30 – 15.00 WIB (Istirahat 12.00 – 12.30 WIB).

  • Jumat: 06.00 (SKJ) – 10.30 WIB.

2. Untuk Sistem 6 Hari Kerja:

  • Senin – Kamis: 07.00 – 13.30 WIB.

  • Jumat: 07.00 – 10.30 WIB.

  • Sabtu: 07.00 – 12.00 WIB.


ASN Sebagai Teladan Kesalehan Sosial

Tak hanya soal jam kantor, Bupati Fauzi juga menitipkan pesan moral yang mendalam. Ia berharap ASN menjadi teladan dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di tengah masyarakat.

“ASN harus menjadi contoh dalam menjaga sikap dan perilaku, menciptakan suasana Ramadan yang sejuk, harmonis, dan penuh kebersamaan,” imbuhnya. Selain itu, ia juga mengingatkan agar para abdi negara bijak bermedia sosial dan tidak terjebak dalam penyebaran informasi hoaks yang dapat memicu keresahan selama bulan suci.

Dengan pengaturan yang apik ini, Pemkab Sumenep membuktikan bahwa spirit Ramadan justru menjadi pemacu semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, demi meraih ridho Illahi.


Penulis Red./Editor: Ferry Arbania | Madura Expose

Layanan Pembaca: Punya keluhan terkait pelayanan atau ingin berbagi opini? Hubungi kami di: maduraexposenews@gmail.com

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Ramadan Garut Utara: Cara Imas Aan Ubudiah Mengetuk ‘Pintu Langit’ Lewat Aspirasi Rakyat

Terbit: 19 Maret 2026 | 17:35 WIB Sebuah kolase eksklusif oleh MaduraExpose.com mengenai misi solidaritas Ramadan oleh Imas Aan Ubudiah (Komisi VI DPR RI – PKB) di Garut Utara. Visual…

Di Garut Selatan, Imas Aan Ubudiah “Suntik” Semangat Empat Pilar ke Tim SAJATI

Terbit: 18 Maret 2026 | 13:45 WIB GARUT, MaduraExpose.com – Momentum Ramadan 1447 H menjadi ruang dialektika kebangsaan bagi Anggota DPR RI Komisi VI, Imas Aan Ubudiah. Melalui unggahan terbarunya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *