
Oleh: Redaksi Madura Expose
SUMENEP – Pemandangan di Pasar Anom, Jumat (13/2/2026), seolah menjadi dejavu tahunan yang membosankan. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, lengkap dengan rombongan Forkopimda dan barisan OPD, kembali melakukan ritual “sidak pasar”. Alasannya klise: memastikan stok pangan aman dan harga stabil menjelang Ramadhan.
Namun, di balik senyum akrab dan jabat tangan di lapak pedagang, muncul pertanyaan agitatif yang menggelitik nalar publik: Kenapa pemerintah selalu terlihat ‘kebakaran jenggot’ justru saat hari besar di depan mata?
Secara fiskal, fenomena lonjakan harga jelang Ramadhan adalah penyakit kronis yang seharusnya bisa diprediksi, bukan malah dihadapi dengan kunjungan seremonial. Menginstruksikan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk mendata harga saat tensi pasar sudah mendidih ibarat memadamkan api dengan segelas air.
Rakyat tidak butuh sekadar “keakraban” di lapak pasar. Rakyat butuh kebijakan fiskal yang berani—seperti subsidi transportasi logistik atau intervensi pasar yang dilakukan jauh-jauh hari sebelum spekulan mulai bermain. Jika pemerintah baru sibuk “mengimbau” pedagang untuk tidak mengambil untung berlebih saat ini, itu artinya pemerintah sedang mengakui kelemahannya dalam mengendalikan rantai pasok dari hulu ke hilir.
Bulan suci Ramadhan selalu menjadi panggung politik yang gurih. Blusukan ke pasar adalah konten terbaik untuk membangun citra “peduli rakyat”. Namun, kita harus kritis: Apakah stabilitas harga ini akan bertahan setelah kamera wartawan mati? Ataukah ini hanya upaya meredam “ledakan” keresahan masyarakat agar kondusivitas politik tetap terjaga?
Bupati Fauzi mengancam akan menindak tegas pedagang yang menjual di atas kewajaran. Pertanyaannya: Siapa yang menentukan “kewajaran” itu jika di tingkat distributor besar harga sudah mencekik leher? Jangan sampai pedagang kecil yang jadi “tumbal” pencitraan, sementara mafia pangan tetap tidur nyenyak di singgasananya.
Ramadhan adalah bulan penuh barakah, bukan bulan untuk menoleransi ketidakmampuan birokrasi dalam menjaga perut rakyat. Kita menuntut lebih dari sekadar kunjungan berkala. Kita butuh jaminan bahwa inflasi tidak akan menggerus isi dompet warga Sumenep yang sudah kembang kempis.
Sudah saatnya TPID bekerja dengan data real-time, bukan data laporan evaluasi yang hanya berakhir di atas meja kerja. Jika harga tetap melambung, maka kunjungan ke Pasar Anom tadi pagi tak lebih dari sekadar “wisata politik” di tengah penderitaan fiskal rakyat. [*]

![Simbol Rekonsiliasi dan Persatuan Nasional. Jusuf Kalla dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) saat menghadiri Doa Bersama Lintas Agama bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini menegaskan bahwa dialog dan kebersamaan lintas iman adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas serta mendinginkan suasana di tengah dinamika perbedaan persepsi bangsa. [Foto: Dok. Instagram @jusufkalla/Madura Expose] Simbol Rekonsiliasi dan Persatuan Nasional. Jusuf Kalla dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) saat menghadiri Doa Bersama Lintas Agama bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini menegaskan bahwa dialog dan kebersamaan lintas iman adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas serta mendinginkan suasana di tengah dinamika perbedaan persepsi bangsa. [Foto: Dok. Instagram @jusufkalla/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776184346/jk-kapolri-panglima-tni-doa-bersama-lintas-agama.jpg_efyxvq.jpg)
![Infografis abstrak hitam putih mengenai struktur anggaran APBD Kabupaten Sumenep tahun 2026, menampilkan diagram belanja operasi vs belanja modal dan area pengawasan dana DAK. [Infografis: Dok. Madura Expose] Infografis abstrak hitam putih mengenai struktur anggaran APBD Kabupaten Sumenep tahun 2026, menampilkan diagram belanja operasi vs belanja modal dan area pengawasan dana DAK. [Infografis: Dok. Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775594141/analisis-apbd-sumenep-2026-postur-makro-infrastruktur-ambunten_wbah62.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
