
SUMENEP, maduraexpose.com – Warga Dusun Kembang, Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep mendadak gempar pada Jumat pagi (13/02/2026). Sebuah mobil Pick Up warna hitam dengan nomor polisi M-8410-AB ditemukan hancur di dasar jurang sedalam beberapa meter, membawa duka mendalam bagi keluarga Sujianto (61).
Peristiwa tragis ini diduga kuat terjadi akibat rem blong saat korban hendak mengambil muatan batu di lokasi kejadian.
Kronologi Kejadian
Informasi yang dihimpun Madura Expose, petaka bermula sekira pukul 06.00 WIB saat korban, Sujianto, warga Dusun Sendang Timur, Desa Sendang, berpamitan kepada istrinya, Drusmiati, untuk berangkat kerja mengambil batu.
Namun, sekira pukul 08.30 WIB, kabar duka sampai ke telinga menantu korban, Nawawi. Perangkat Desa Rombasan menginformasikan bahwa mertuanya telah ditemukan meninggal dunia di lokasi pengambilan batu akibat kecelakaan tunggal.
Nawawi bersama Misratul Aini segera bergegas ke lokasi. Sesampainya di sana, mereka mendapati mobil pick up hitam milik korban sudah ringsek di dasar jurang. Warga setempat bersama pihak kepolisian bahu-membahu mengevakuasi jasad Sujianto yang sudah tidak bernyawa di tempat kejadian perkara (TKP).
Dugaan Rem Blong
Kapolsek Prenduan, IPTU Mohammad Sudiono, memimpin langsung olah TKP bersama anggota Koramil dan pihak Puskesmas Pragaan. Berdasarkan penyelidikan sementara di lapangan, kecelakaan maut ini diduga akibat kendaraan korban mengalami gagal fungsi rem alias rem blong di medan jalan yang curam, sehingga mobil tak terkendali dan terjun ke dalam jurang.
Keluarga Ikhlas
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Sujianto langsung dibawa ke rumah duka di Desa Sendang. Pihak keluarga menyatakan keberatan untuk dilakukan otopsi atau visum lebih lanjut.
“Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian almarhum. Mereka menganggap ini adalah takdir dari Sang Kuasa dan tidak ditemukan unsur kesengajaan dari pihak manapun,” ujar salah satu petugas di rumah duka.
Hingga berita ini diturunkan, jasad korban telah disemayamkan dan akan segera dimakamkan oleh pihak keluarga. (hms/fer/red)


![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)

![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)