
Sumenep, MaduraExpose.com- Nasib malang Irwan Alfarisi, balita (bayi usia lima tahun) ini mengalami keanehan pada bentuk kakinya yang membengkak dan terus membesar seperti buah kelapa.
Zahratun,Ibu kandung Irwan ini mengaku sedih dengan sebab keanehan pada kaki anaknya itu terlihat sejak masih usia dua bulan. Padahal saat dilahirkan, sang bayi dalam kondisi normal.
“Saat itu kami tidak terlalu merasa khawatir, karena anak saya lahir dalam keadan normal. Dalam usia dua bulan, di kaki Irwan hanya terdapat bintik merah. Kami biarkan saja karena saat itu hanya terdapat bintik merah biasa. Tapi kok sekarang malah membesar seperti buah kelapa”, ujar Zahratun saat dikonfirmasi MaduraExpose.com, Selasa 26 Mei 2015.
ZAHRATUN dan bayi malang ini tinggal disebuah rumah sangat sederhana dan tergolong keluarga tidak mampu di Desa Matanair, Kecamatan rubaru, Sumenep, Madura, Jawa Timur.
“Karena bitik merah dikaki anak saya terus membesar, kami putuskan untuk dibawa ke dokter. Tapi dari sekian dokter yang kami datangi, tak satupun yang berani memvonis penyakit apa yang bersarang dikaki saya”, imbuhnya dengan bahasa Madura yang kental.
Sejumlah dokter yang didatangi untuk mengobati Irwan itu, lanjut Zahratun, tak satupun yang bisa menjelaskan jenis penyakit yang diderita anaknya.
“Bahkan mereka (para dokter) menyarankan agar anak saya di rujuk ke Surabaya”, imbuhnya penuh kesedihan.
Dalam hati kecil Zahratun, dirinya mengaku sangat ingin merujuk anaknya ke dokter spesialis di Surabaya. Namun karena terbentur masalah ekonomi kurang mampu, dirinya memutuskan untuk membawa Irwan ke RSUD H.Moh.Anwar Sumenep. Sayangnya, sesampai di rumah sakit terbesar di Kota Sumenep itu, tim dokter yang menanganinya juga mengaku angkat tangan dan tidak bisa menjelaskan jenis penyakit bayi berusia lima tahun tersebut.
Dengan penuh kesedihan, Zahratun mengaku pasrah dan berharap agar Pemerintah Daerah memberikan bantuan untuk proses pengobatan dikaki Irwan yang terus membengkak.
Dikonfirmasi ditempat terpisah, mengaku siap mengupayakan penanganan medis. Saat ini pihaknya tengah melakukan diagnosa untuk memastikan jenis penyakit yang bersarang dikaki Irwan.
“Kami melihat gejala pada kaki ini penyakit bawaan sejak lahir, bukan gejala kaki gajah. Doakan saja berhasil. Jika tidak bisa akan rujuk ke Rumah Sakit Surabaya”, ujar dokter Fitril Akbar, Direktur RSUD H.Moh.Anwar Sumenep,Madura, Jawa Timur, Selasa.
(m2d/fer)

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)