Menakar Marwah Jabatan Sekda Sumenep; Bupati Fauzi Ingatkan Pentingnya Integritas Tanpa Black Campaign

Terbit: 2 Februari 2026 | 03:59 WIB

SUMENEP, MADURAEXPOSE.COM (SIW) – Bursa pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep kini memasuki fase krusial. Sebagai jabatan tertinggi dalam birokrasi daerah, penentuan sosok Sekda bukan sekadar pengisian kursi kosong, melainkan upaya menjaga stabilitas pembangunan dan pelayanan publik.

Berdasarkan UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan PP No. 11 Tahun 2017, posisi Sekda merupakan jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama yang berfungsi sebagai motor penggerak birokrasi (Satu Kerja Perangkat Daerah). Tujuan utamanya adalah memastikan sinkronisasi kebijakan antara visi politik kepala daerah dengan implementasi di lapangan.

Bupati Fauzi: Jaga Kondusifitas, Hindari Cara Tidak Sehat

Menyikapi dinamika yang berkembang, Bupati Sumenep Dr. Achmad Fauzi Wongsojudo angkat bicara. Ia menekankan agar seluruh pihak, terutama tim pendukung maupun pihak yang berkepentingan, tetap menjaga kondusifitas wilayah dengan tidak menempuh cara-cara yang mencederai demokrasi birokrasi.

Bupati Fauzi menyoroti adanya potensi black campaign atau kampanye hitam yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu untuk menjatuhkan kandidat lain demi memuluskan figur pilihannya.

“Proses seleksi Sekda adalah mekanisme administratif dan kompetensi yang diatur oleh konstitusi. Oleh karena itu, saya mengimbau agar semua pihak menahan diri dari praktik-praktik yang tidak sehat, seperti menebar narasi negatif atau upaya delegitimasi terhadap para kandidat,” tegas Bupati Fauzi kepada Redaksi MaduraExpose.com, Senin 2 Februari 2026.

Keyakinan pada Iktikad Baik ASN

Baca juga:

Meski suhu politik birokrasi menghangat, Bupati yang juga Ketua PDIP Sumenep ini tetap optimistis terhadap kualitas para pendaftar. Ia meyakini bahwa setiap ASN yang telah memberanikan diri mendaftar sebagai calon Sekda adalah putra-putri terbaik yang memiliki dedikasi tinggi.

“Saya memiliki keyakinan penuh bahwa seluruh ASN yang mendaftar memiliki iktikad baik dan semangat kolektif untuk membangun Sumenep lebih baik ke depan. Semangat kompetisi harus tetap diletakkan di atas koridor profesionalitas,” tambahnya. *

Red./Editor: Ferry Arbania

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *