
Oleh: Redaksi MaduraExpose.com
MaduraExpose.com – Demokrasi Indonesia kembali berada di persimpangan jalan yang gelap. Wacana pengembalian sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui DPRD—yang kini mulai ditentang keras oleh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumenep (BEMSU)—bukan sekadar urusan teknis pemilihan. Ini adalah serangan jantung terhadap kedaulatan rakyat.
Mahasiswa menuding alasan “efisiensi anggaran” yang didengungkan para elite hanyalah tameng pragmatisme demi memuluskan jalan bagi kembalinya rezim oligarki.
Secara filosofis, langkah mengembalikan Pilkada ke DPRD adalah pengkhianatan terhadap teori Kontrak Sosial Jean-Jacques Rousseau. Dalam nalar Rousseau, kedaulatan berada di tangan rakyat dan tidak dapat diwakilkan (inalienable). Ketika hak pilih dicabut dan diserahkan ke tangan legislatif, maka terjadi pemutusan hubungan batin antara pemimpin dan rakyat.
Koordinator BEMSU, Salman Farid, dengan tajam menyebut logika efisiensi sebagai “sesat pikir”. Jika kita merujuk pada pemikiran John Locke, tujuan negara adalah melindungi hak milik (termasuk hak politik). Menjadikan anggaran sebagai alasan untuk memangkas hak pilih adalah bentuk degradasi manusia menjadi sekadar angka-angka akuntansi, bukan subjek hukum yang bermartabat.
Dari kacamata hukum, upaya ini jelas menabrak semangat Putusan MK Nomor 110/PUU-XXIII/2025. Putusan tersebut secara substantif mempertegas bahwa Pilkada adalah bagian tak terpisahkan dari rezim Pemilu yang harus berasaskan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil sesuai Pasal 22E UUD 1945.
Memaksakan Pilkada lewat DPRD sama saja dengan melakukan “penyelundupan hukum” untuk melegitimasi kekuasaan yang eksklusif. BEMSU membedah tiga risiko eksistensial:
Kesenjangan Legitimasi: Pemimpin tidak lagi berutang budi pada rakyat, melainkan pada ketua partai.
Korupsi di Kamar Gelap: Memindahkan kotak suara dari TPS ke ruang rapat DPRD hanya akan memindahkan politik uang ke meja-meja transaksional elite yang kedap suara.
Objektifikasi Rakyat: Rakyat hanya ditempatkan sebagai penonton dalam pesta yang mereka bayar sendiri melalui pajak.
Maklumat BEMSU: Ujian Nyali DPRD Sumenep
Dalam aksi agitatif di depan gedung wakil rakyat, BEMSU tidak hanya membawa spanduk, tapi membawa mandat nurani 65 persen masyarakat Indonesia yang tetap setia pada Pilkada langsung. Empat tuntutan mereka—mulai dari penolakan keras hingga desakan sikap resmi DPRD Sumenep—adalah ujian bagi para politisi di Parlemen Sumenep: Apakah mereka berdiri sebagai pelayan rakyat atau sekadar pion dari pusat?
“Negara jangan mengambil jalan pintas yang merusak tatanan demokrasi hanya demi kepentingan jangka pendek,” tegas Salman Farid.
Redaksi MaduraExpose.com memandang bahwa jika hak pilih rakyat dicabut, maka fungsi kontrol publik akan lumpuh. Kekuasaan tanpa mandat langsung adalah kekuasaan yang angkuh dan rentan tirani. Pilkada langsung adalah harga mati bagi sebuah bangsa yang mengaku beradab.[*]

![Simbol Rekonsiliasi dan Persatuan Nasional. Jusuf Kalla dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) saat menghadiri Doa Bersama Lintas Agama bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini menegaskan bahwa dialog dan kebersamaan lintas iman adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas serta mendinginkan suasana di tengah dinamika perbedaan persepsi bangsa. [Foto: Dok. Instagram @jusufkalla/Madura Expose] Simbol Rekonsiliasi dan Persatuan Nasional. Jusuf Kalla dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) saat menghadiri Doa Bersama Lintas Agama bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kehadiran tokoh-tokoh kunci ini menegaskan bahwa dialog dan kebersamaan lintas iman adalah fondasi utama dalam menjaga stabilitas serta mendinginkan suasana di tengah dinamika perbedaan persepsi bangsa. [Foto: Dok. Instagram @jusufkalla/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776184346/jk-kapolri-panglima-tni-doa-bersama-lintas-agama.jpg_efyxvq.jpg)
![Infografis abstrak hitam putih mengenai struktur anggaran APBD Kabupaten Sumenep tahun 2026, menampilkan diagram belanja operasi vs belanja modal dan area pengawasan dana DAK. [Infografis: Dok. Madura Expose] Infografis abstrak hitam putih mengenai struktur anggaran APBD Kabupaten Sumenep tahun 2026, menampilkan diagram belanja operasi vs belanja modal dan area pengawasan dana DAK. [Infografis: Dok. Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1775594141/analisis-apbd-sumenep-2026-postur-makro-infrastruktur-ambunten_wbah62.jpg)
![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)